PENGARUH PENAMBAHAN LABU KUNING (Cucurbita Moschata) PADA PEMBUATAN SELAI WORTEL (Daucus Carota L.) TERHADAP KANDUNGAN PROVITAMIN A DAN MUTU ORGANOLEPTIK

RITA TUSTIAMEZA, RITA TUSTIAMEZA (2021) PENGARUH PENAMBAHAN LABU KUNING (Cucurbita Moschata) PADA PEMBUATAN SELAI WORTEL (Daucus Carota L.) TERHADAP KANDUNGAN PROVITAMIN A DAN MUTU ORGANOLEPTIK. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
SKRIPSI Rita Tustiameza Skripsi-converted.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Permasalahan defesiensi atau kondisi kekurangan vitamin A merupakan salah satu permasalahan utama kesehatan, menurut data WHO 1995 Indonesia merupakan salah satu negara yang pemenuhan vitamin A nya tergolong rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan labu kuning (Cucurbita moschata) pada pembuatan selai wortel (Daucus carota l .) terhadap kandungan provitamin A dan mutu organoleptik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan penambahan labu kuning (Cucurbita moschata ) perlakuan A (100:0), B (100:25), C (100:50), D (100:75), E (100:100) dan 2 kali ulangan uji organoleptik. Analisis yang digunakan berupa uji hedonik dan mutu hedonik. Analisis uji statistik diawali dengan analisis distribusi normalitas, karna tidak terdistribusi secara normal dimana p < 0,05 maka dilanjutkan dengan uji non parametrik kruskal wallis. Hasil uji organoleptik didapatkan perlakuan yang paling disukai oleh panelis pada perlakuan C ( 100 g wortel : 50 g labu kuning) dengan indkator penelitian berdasarkan kesukaan terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa. Hasil analisis kimia kadar provitamin A pada perlakuan A atau kontrol dengan nilai 1,0 % dan pada perlakuan C atau perlakuan terbaik dengan nilai 1,1 %, sedangkan kadar padatan terlarut pada perlakuan A atau kontrol dengan nilai 1,86 % dan pada perlakuan C atau perlakuan terbaik dengan nilai 1,87 %. Kesimpulan didapatkan bahwa perlakuan yang paling banyak disukai panelis terdapat pada perlakuan C ( 100 g wortel : 50 g labu kuning ). Saran kepada masyarakat untuk memanfaatkan wortel dan labu kuning sehingga menjadi produk olahan makanan salah satunya produk selai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Gizi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 24 Feb 2022 08:22
Last Modified: 24 Feb 2022 08:22
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/2078

Actions (login required)

View Item View Item