UJI SENSITIVITAS Pseudomonas aeruginosa HASIL IDENTIFIKASI DARI SPESIMEN KLINIK TERHADAP ANTIBIOTIK

AINUN, AINUN (2021) UJI SENSITIVITAS Pseudomonas aeruginosa HASIL IDENTIFIKASI DARI SPESIMEN KLINIK TERHADAP ANTIBIOTIK. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
SKRIPSI AINUN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (21MB)

Abstract

Beberapa penelitian menunjukkan Pseudomonas aeruginosa merupakan tiga besar penyebab infeksi nosokomial. Bakteri ini menjadi penyebab terbanyak untuk bakteri gram negatif, Pseudomonas aeruginosa menajdi penyebab 18% -61% morbilitas dan mortalitas infeksi nosokomial. Masalah utama pada bakteri Pseudomonas aeruginosa saat ini adalah berkembangnya mikroorganisme ini yang resisten terhadap berbagai jenis antibiotika Pseudomonas aeruginosa resisten terhadap antibiotik ampesilin (84,60%), gentamisin (71,20%), sefadroksil (67,3%) serta sensitif terhadap meropenem (73,10%), siprofloksasin (71,25%), dan seftazidin (59,60%). Pseudomonas aeruginosa sensitive terhadap piperasilin/ tozobaktam (81,80%), imipenem (62,50%), dan meropenem (66,70%). Penelitian ini bersifat survey deskriptif secara laboratorium dengan pendekatan cross-sectional pengumpulan data berdasarkan hasil pengujian dengan pendekatan pemeriksaan laboratorium. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan yaitu Ceptazidin, Aztreaonam, Clindacimin, Gentamicin. Antibiotik yang paling resisten adalah Clindamicin. Sementara antibiotik sebagian besar masih sensitive yaitu dimulai dari urutan ceptazidin, gentacimin. Antibiotik yang intermediet adalah Aztreaonam. Maka dapat disimpulkan antibiotik yang paling sensitive adalah ceptazidin, gentacimin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 24 May 2022 03:41
Last Modified: 24 May 2022 03:41
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/2085

Actions (login required)

View Item View Item