PENGEMBANGAN NUGGET IKAN PATIN DENGAN PENAMBAHAN DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L) TERHADAP KANDUNGANGIZI DAN UJI ORGANOLEPTIK SEBAGAIALTERNATIFPMT BALITA STUNTING

ENDAH NOPEBRI ARTATI, ENDAH NOPEBRI ARTATI (2022) PENGEMBANGAN NUGGET IKAN PATIN DENGAN PENAMBAHAN DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L) TERHADAP KANDUNGANGIZI DAN UJI ORGANOLEPTIK SEBAGAIALTERNATIFPMT BALITA STUNTING. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
SKRIPSI ENDAH NOPEBRI ARTATI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Ditahun 2017 terdata 22,2% atau sebanyak 150,8 juta anak di Dunia yang menderita stunting. Tetapi, pada kejadian kasus pada tahun ini mengalami pengurangan jika di sandingkan dengan kasus di tahun 2000 yaitu sekitar 32,6%. Pada tahun 2017, lebih dari setengah balita penderita stunting di dunia berasal dari asia (55%) dan lebih dari sepertiganya berasal dari afrika (39%). Dari 83,6 juta balita dengan stunting di asia, proporsi yang paling terbanyak berasal dari asia selatan (58,7%) dan pada proporsi sedikit yaitu di asia tengah (0,9%). Mengonsumsi nugget ikan patin yang mengandung protein tinggi adalah salah satu cara meningkatkan pertumbuhan balita. Daun kelor memiliki kadar zinc lebih tinggi yang berperan sebagai pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi dan uji organoleptik nugget ikan parin dengan penambahan daun kelor sebagai alternative PMT balita stunting. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan metode Kruskall Wallisdan mannwhitneydengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yaitu 1 kontrol, 4 perlakuan dan 2 kali ulangan. Penelitian dilakukan pada bulan Maret2022 hingga agustus 2022 dengan pengamatan yang dilakukan yaitu pengamatan subjektif terhadap cita rasa (uji organoleptik) dengan panelis 25 orang. Analisa zat gizi dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Eka Sakti dan laboratorium kimia universitas negri padang. Hasil penelitian adalah kadar protein tertinggi (13,81%) pada perlakuan 342 penambahan daun kelor 10 gr, kadar zinc tertinggi (3,734%) pada perlakuan 342.Hasil uji organoleptik didapatkan perlakuan yang paling disukai oleh panelis pada perlakuan342nugget ikan patin dengan penambahan daun kelor 10 gr dengan indikator penelitian berdasarkan kesukaan terhadap warna, rasa, aroma, serta tekstur. Disarankan kepada masyarakat untuk dapat memanfaat kan ikan patin dan tanaman daun kelor agar dapat diolah menjadi nugget dan produk olahan pangan lain nya sebagai alternative PMT balita guna untuk meningkatkan kebutuhan zat gizi pada balita. Daftar Bacaan :2010-2021

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Gizi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 15 Feb 2023 08:20
Last Modified: 15 Feb 2023 08:20
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/2791

Actions (login required)

View Item View Item