PENGARUH SUBFRAKSI ETIL ASETAT 5% DAN 10% DAUN MENIRAN (Phyllanthus niruri L.) TERHADAP HIDROKSIPROLIN TIKUS PUTIH JANTAN HARI KE-3, 7, DAN 14

DEBI HERFINA, DEBI HERFINA (2024) PENGARUH SUBFRAKSI ETIL ASETAT 5% DAN 10% DAUN MENIRAN (Phyllanthus niruri L.) TERHADAP HIDROKSIPROLIN TIKUS PUTIH JANTAN HARI KE-3, 7, DAN 14. Skripsi thesis, Universitas perintis indonesia.

[img] Text
SKRIPSI DEBI HERFINA.pdf

Download (29kB)
[img] Text
1. SKRIPSI DEBI HERFINA 2020112034.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Meniran (Phylanthus niruri L.) mempunyai kandungan yang mampu merangsang aktivitas imuno modulator yang terjadi didalam tubuh, kandungan kimia yang terkandung di dalam meniran (Phyllanthus niruri L.) yaitu berbagai senyawa lignan seperti phyllanthin, hyphophyllanthin, phyltetralin dan nitanthin sebagai penyembuh luka. Pada penelitian ini diuji tentang pengaruh salep subfraksi etil asetat konsentrasi 5% dan 10% daun meniran (Phyllanthus niruri L.) terhadap kadar hidroksiprolin penyembuhan luka, waktu epitelisasi pada tikus putih jantan pada hari ke 3,7, dan 14. Penelitian ini dilakukan dimana luka eksisi dibuat dengan menggunting kulit pada punggung tikus. Penelitian ini terdiri dari 3 kelompok berdasarkan pengelompokan salep kelompok 1 sebagai kontrol dengan pemberian basis salep, dan kelompok 2 perlakuan dengan pemberian salep subfraksi etil asetat konsentrasi 5% dan kelompok 3 perlakuan dengan pemberian salep subfraksi etil asetat konsentrasi 10%. Setiap kelompok tersebut diamati dan diukur luas penyembuhan luka, waktu epitelisasi dan kadar hidroksiprolin pada hari ke 3,7, dan 14. Hasil analisa data menggunakan two way ANOVA dilanjutkan uji duncan (SPSS.25.0) menunjukkan adanya perbedaan nyata antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan terhadap persentase luas penyembuhan luka, dan kadar hidroksiprolin (p<0,05) sedangkan analisa data menggunakan one way ANOVA dilanjutkan uji duncan (SPSS.25.0) menunjukkan tidak ada perbedaan nyata antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan terhadap waktu epitelisasi (p>0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa sediaan salep subfraksi etil asetat daun meniran dengan konsentrasi 5% dan 10% memiliki efek sebagai terapi luka eksisi. Kata kunci : Phyllanthus niruri L., Subfraksi etil asetat, Luka eksisi, Penyembuhan luka

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 20 Sep 2024 08:34
Last Modified: 31 Jul 2026 01:40
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/3612

Actions (login required)

View Item View Item