UJI AKTIVITAS TABIR SURYA SPRAY GEL EKSTRAK KULIT NANAS (Ananas comosus (L) Merr) KONSENTRASI 20% DENGAN GELLING AGENT HPMC SECARA IN-VIVO

ERVINA YULIARNI, ERVINA YULIARNI (2025) UJI AKTIVITAS TABIR SURYA SPRAY GEL EKSTRAK KULIT NANAS (Ananas comosus (L) Merr) KONSENTRASI 20% DENGAN GELLING AGENT HPMC SECARA IN-VIVO. Skripsi thesis, Universitas perintis indonesia.

[img] Text
65. Skripsi Ervina Yuliarni.docx

Download (90kB)

Abstract

Kulit buah nanas (Ananas comosus (L.) Merr) mengandung flavonoid, tanin, dan fenolik yang berpotensi memberikan aktivitas tabir surya. Senyawa bioaktif dapat menyerap radiasi sinar ultraviolet (UV) dan melindungi kulit dari kerusakan jaringan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas tabir surya spray gel ekstrak kulit nanas 20% dengan gelling agent hidroksipropil metilselulosa (HPMC). Sebanyak 24 ekor mencit putih jantan dibagi empat kelompok: kelompok I (tidak dipaparkan sinar UV-B), kelompok II-IV (dipaparkan sinar UV-B). Sinar UV-B diperoleh dari lampu Reptile Exo Terra 13 Watt, dengan penyinaran 8 jam pada kulit punggung mencit yang telah dicukur, kemudian disemprotkan basis spray gel (kelompok II), spray gel ekstrak kulit nanas (kelompok III), pembanding azarine® (kelompok IV). Pengamatan dilakukan 12 jam setelah penyinaran terhadap diameter eritema dan parameter histopatologi. Rata-rata diameter eritema kelompok I–IV berturut-turut (0 ± 0; 9,58 ± 1,96; 7,24 ± 2,28; 5,64 ± 1,98). Parameter histopatologi meliputi epitelisasi, epidermis, dermis, inflamasi, fibroblast, dan kolagen. Kelompok IV menunjukkan histopatologi dengan parameter epitelisasi, epidermis, dermis, inflamasi, fibroblast, dan kolagen nilai rata-rata (3; 53,13; 326,04; 1,6; 2; 1,6) menandakan perlindungan kulit yang lebih baik setelah penyinaran UV-B. Analisis statistik ANOVA satu arah menunjukkan diameter eritema tidak berbeda signifikan, namun parameter histopatologi menunjukkan perbedaan signifikan, terutama pada ketebalan epidermis, ketebalan dermis, inflamasi, dan fibroblast. Hasil karakterisasi sediaan spray gel basis (F0) dan ekstrak kulit nanas 20% (F1) stabil, homogen, serta memenuhi kriteria organoleptis untuk penggunaan topikal. Dapat disimpulkan ekstrak kulit nanas 20% memiliki aktivitas tabir surya signifikan berdasarkan parameter histopatologi, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai tabir surya alami. Kata kunci: kulit nanas (Ananas comosus (L.) Merr), spray gel, tabir surya, gelling agent HPMC, sinar UV-B

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 31 Dec 2025 04:42
Last Modified: 31 Dec 2025 04:42
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4396

Actions (login required)

View Item View Item