Pengaruh Penambahan Tepung Kedelai (Glycine max) Terhadap Mutu Organoleptik, Kadar Protein dan Serat Cookies Sagu Kombinasi Tepung Kacang Merah Sebagai Camilan Sehat

Natasya Syafitri, Natasya Syafitri (2025) Pengaruh Penambahan Tepung Kedelai (Glycine max) Terhadap Mutu Organoleptik, Kadar Protein dan Serat Cookies Sagu Kombinasi Tepung Kacang Merah Sebagai Camilan Sehat. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
Artikel Natasya Syafitri.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (400kB)
[img] Text
Skripsi Full Natasya Syafitri.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
SKRIPSI Natasya Syafitri (Cover, Abstrak, Bab I dan Bab V).pdf

Download (446kB)

Abstract

Cookies yang terbuat dari bahan tepung sagu kombinasi tepung kacang merah dengan penambahan tepung kedelai adalah salah satu inovasi pangan yang kaya protein dan serat, sehingga berpotensi menjadi alternatif camilan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tepung kedelai (Glycine max) terhadap mutu organoleptik, kadar protein dan serat cookies sagu kombinasi tepung kacang merah (Phaseolus Vulgaris L). Jenis penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 1 kontrol, 3 perlakuan dan 2 kali ulangan yang dilaksanakan pada Februari – Agustus. Pengamatan Subjektif dilakukan melalui uji organoleptik oleh 25 panelis. Pengamatan objektif adalah analisis kadar protein dan serat. Analisis statistik menggunakan uji Kruskal Wallis karena sebaran data tidak normal, yang kemudian dilanjutkan dengan uji Mann Whitney apabila terdapat perbedaan nyata antar perlakuan. Hasil penelitian uji hedonik terdapat perbedaan nyata pada indikator warna, aroma, tekstur dan rasa cookies dengan penambahan tepung kedelai. Berdasarkan hasil uji hedonik, didapatkan formulasi terbaik cookies P1 dengan penambahan tepung kedelai sebanyak 25 gr dengan tingkat kesukaan warna 5,82 (suka), aroma 5,32 (agak suka), tekstur 5,78 (suka) dan rasa 5,18 (agak suka). Hasil analisis kadar protein pada cookies P1 yaitu 21,86% serta kadar serat cookies P1 yaitu 8,92%. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh penambahan tepung kedelai pada warna, aroma, tekstur dan rasa cookies sagu kombinasi tepung kacang merah. Disarankan untuk peneliti selanjutnya agar dapat mengamati masa simpan produk dan menganalisis semua nilai gizi. Kata kunci : Camilan Sehat, cookies, kacang merah, sagu, tepung kedelai

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Gizi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 05 Jan 2026 04:28
Last Modified: 05 Jan 2026 04:28
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4448

Actions (login required)

View Item View Item