ANALISIS PENGARUH KEPATUHAN PASIEN HIV/AIDS DALAM MENGONSUMSI ANTIRETROVIRAL (ARV) TERHADAP NILAI VIRAL LOAD DI RSUD DOK II JAYAPURA

Abrantu Erna Klaudia Way Mra Mra, Abrantu Erna (2025) ANALISIS PENGARUH KEPATUHAN PASIEN HIV/AIDS DALAM MENGONSUMSI ANTIRETROVIRAL (ARV) TERHADAP NILAI VIRAL LOAD DI RSUD DOK II JAYAPURA. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
arikel abrantu ok.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (835kB)
[img] Text
SKRIPSI abrantu-cover abstrak bab 1 & 5.pdf

Download (1MB)
[img] Text
SKRIPSI abrantu-ok print.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Menurut WHO, pada tahun 2021 sebanyak 650.000 orang meninggal akibat HIV, sementara 1,5 juta orang baru terinfeksi HIV/AIDS di tahun 2022. Peningkatan kasus HIV di Asia Tenggara membuat Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran dan penularan HIV (Kementerian Kesehatan, 2023). Di kota Jayapura sendiri, berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS, jumlah kasus HIV/AIDS hingga Juni 2024 telah mencapai 8.000 kasus. Sementara di Rsud Dok II hingga Desember 2024 jumlah penderita sebanyak 4.425 orang. Salah satu bentuk pengobatan HIV/AIDS adalah terapi antiretroviral (ARV). Keberhasilan terapi ARV perlu dipantau melalui pemeriksaan viral load, yaitu jumlah virus yang terdapat dalam plasma darah orang dengan HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepatuhan pasien HIV/AIDS dalam mengonsumsi antiretroviral (ARV) terhadap Nilai viral load di RSUD Dok II Jayapura, penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain kohort retrospektif, yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kepatuhan konsumsi Antiretroviral (ARV) terhadap perubahan nilai viral load pada pasien HIV/AIDS. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan total subjek sebanyak 24 pasien positif HIV yang menjalani pemeriksaan VL. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dengan tabel distribusi frekuensi, dan analisis bivariat dengan uji statistik Korelasi Spearman. Hasil analisis bivariat diperoleh nilai p masing-masing variable adalah 0,586 dan koefisien korelasi sebesar 0,117 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara tingkat kepatuhan pasien dalam mengonsumsi ARV dengan perubahan nilai viral load. Meskipun demikian, arah korelasi yang positif menunjukkan kecenderungan bahwa semakin tinggi tingkat kepatuhan, maka semakin besar kemungkinan terjadinya penurunan nilai viral load, walaupun hubungan tersebut sangat lemah dan tidak signifikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 08 Jan 2026 03:26
Last Modified: 08 Jan 2026 03:26
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4630

Actions (login required)

View Item View Item