MEMBANDINGKAN HASIL PEMERIKSAAN HbA1C METODE HIGH PERFORMANCE LIQUID CHROMATOGRAPHY DENGAN METODE POINT OF CARE TESTING DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG

Ahmad Fauzan, Fauzan (2025) MEMBANDINGKAN HASIL PEMERIKSAAN HbA1C METODE HIGH PERFORMANCE LIQUID CHROMATOGRAPHY DENGAN METODE POINT OF CARE TESTING DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
Artikel Ahmad Fauzan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (619kB)
[img] Text
skripsi_ahmad_afuzan cover, abstrak, bab 1 dan 5.pdf

Download (404kB)
[img] Text
skripsi_ahmad_afuzan full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit dengan karakteristik kadar gula tinggi atau disebut hiperglikemia yang disebabkan kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Pemeriksaan laboratorium pada penderita DM meliputi pemeriksaangula darah, tes toleransi glukosa oral (TTGO), atau Hemoglobin A1c (HbA1c).Pemeriksaan HbA1c adalah pemeriksaan yang digunakan untuk memantau kontrolglikemik pada penderita DM. Metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) adalah salah satu metode yang digunakan untuk pemeriksaan HbA1c, namun pemeriksaan ini relatif mahal. Metode lain yang saat ini digunakan adalah POCT. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan hasil pemeriksaan HbA1c antara metode HPLC dengan metode fluoresensi, sebagai alternatif metode yang lebih murah dibandingkan metode HPLC.Penelitian ini merupakan penelitian prospektif observasional analitik komparatif dengan pendekatan potong lintang, dilakukan selama periode Maret sampai Juli 2025. Subyek penelitian ini, yaitu 30 orang penderita DM pasien rawat jalan yang melakukan pemeriksaan HbA1c di laboratorium RSUP DR M Djamil Padang.Pemeriksaan HbA1c dari sampel darah EDTA dilakukan menggunakan metode HPLC dan metode POCT. Analisis komparatif HbA1c dilakukan dengan ujit-Dependent. Subyek penelitian terdiri atas 20 orang laki-laki (66,7%) dan 10 orang perempuan (33.3%) dengan kelompok umur terbanyak 55-64 tahun (46,7%). Hasil HbA1c metode HPLC dan POCT berbeda bermakna. Rerata (SD) HbA1C metode HPLC adalah 9,64% (2,174), dan rerata (SD) metode POCT adalah 9,87% (2,325), p = 0,001. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan bermakna antara hasil HbA1c metode HPLC dan POCT. Pemeriksaan HbA1c metode POCT tidak dapat diusulkan sebagai metode alternatif pada penderita DM. Kata Kunci :Diabetes Melitus, HbA1c, HPLC, POCT

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 08 Jan 2026 03:31
Last Modified: 08 Jan 2026 03:31
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4632

Actions (login required)

View Item View Item