Anisa Ummairoh, Anisa (2025) HUBUNGAN ANGKA KEJADIAN TAENIA PEDIS DENGAN LAMA PENGGUNAAN SEPATU BOOTS PADA PETANI DI DESA PUNGGUK MERANTI TAHUN 2025. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.
|
Text
ARTIKEL ANISA UMMAIROH.pdf Restricted to Repository staff only Download (588kB) |
|
|
Text
cover, abstrak, Bab 1 dan Bab 5.pdf Download (218kB) |
|
|
Text
SKRIPSI FIX ANISA .pdf Restricted to Repository staff only Download (814kB) |
Abstract
Tinea pedis adalah penyakit yang mengacu pada infeksi jamur superfisial pada kulit kaki, Trichophyton rubrum menjadi agen utama penyebab Tinea pedis. sepatu boots berisiko tinggi mengalami tinea pedis sepatu boots yang berbahan karet dan menutup seluruh kaki saat digunakan jangka panjang akan menyebabkan keringat berlebih, sehingga area di sekitar kaki akan menjadi lembap yang menjadi tempat hidup dan berkembangnya jamur. Tinea pedis dapat menyebabkan rasa gatal, nyeri, dan ketidaknyamanan, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari petani. Tanda dan gejala dari tinea pedis yang terjadi adalah bercak merah dan bersisik yang akan menimbulkan rasa gatal yang sangat hebat. Desa pungguk meranti, kabupaten kepahiang merupakan mayoritas penduduk dengan pekerjaan sebagai petani yaitu sekitar 70%. Petani termasuk kelompok yang berisiko tinggi terserang penyakit ini karena sering bekerja di lingkungan yang lembap, menggunakan sepatu boots tertutup, dan terpapar tanah atau air yang mungkin mengandung spora jamur. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk meneliti “Hubungan Angka Kejadian Taenia Pedis Dengan Lama Penggunaan Sepatu Boots Pada Petani Di Desa Pungguk Meranti Tahun 2025”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Angka Kejadian Taenia Pedis Dengan Lama Penggunaan Sepatu Boots Pada Petani Di Desa Pungguk Meranti Tahun 2025. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional, peneliti mencoba untuk mencari hubungan antar variabel, yaitu melakukan analisis terhadap data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan uji Pearson Chi-Square adalah sebesar 0,366. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukakan dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara lama pemakaian sepatu boots dengan kejadian tinea pedis (p value = 0,366; p > 0,05). Kata kunci : Angka Kejadian Tinea Pedis, Sepatu Boots, Petani
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan |
| Depositing User: | tripayuni ekaputri |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 04:00 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 04:00 |
| URI: | http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4637 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
