HUBUNGAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DENGAN KADAR KREATININ DAN PROTEINURIA PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERO, KABUPATEN MUNA BARAT

MUHAMMAD AKSEN, AKSEN (2025) HUBUNGAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DENGAN KADAR KREATININ DAN PROTEINURIA PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERO, KABUPATEN MUNA BARAT. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
artikel muhammad aksen sultra.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (769kB)
[img] Text
cover abstrak Bab 1 & 5.pdf

Download (884kB)
[img] Text
SANGAT FINAL SKRIPSI AKSEN edittttt.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Menurut WHO dan ISH, terdapat 600 juta penderita hipertensi di dunia dengan 3 juta kematian tiap tahunnya, dan pada 2025 prevalensinya diprediksi meningkat hingga 29% pada orang dewasa. Di Indonesia, jumlah kasus hipertensi diperkirakan mencapai 63 juta dengan 427 ribu kematian, paling banyak terjadi pada usia 31–64 tahun. Di wilayah kerja Puskesmas Bero, Kabupaten Muna Barat, tercatat 129 kasus hipertensi sepanjang Januari–Desember 2024. Hipertensi yang berlangsung lama dan tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah kecil di ginjal. Kerusakan ini berdampak pada penurunan fungsi ginjal, yang ditunjukkan dengan peningkatan kadar kreatinin dalam darah. Selain itu, munculnya proteinuria menjadi tanda awal adanya gangguan pada filtrasi ginjal akibat tekanan darah tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan obat antihipertensi dengan kadar kreatinin dan proteinuria pada pasien hipertensi, penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan total subjek sebanyak 34 pasien hipertensi. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dengan tabel distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji statistik SPSS Chi-square dan analisis multivariat dengan uji regresi logistic berganda. Hasil analisis bivariat diperoleh nilai p masing-masing variable adalah 0,831 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan obat antihipertensi dengan kadar kreatinin dan proteinuria pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Bero Kabupaten Muna Barat

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 12 Jan 2026 07:34
Last Modified: 12 Jan 2026 07:34
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4714

Actions (login required)

View Item View Item