KORELASI BEBAN HEPATITIS B VIRUS TERHADAP ALANINE TRANSAMINASE DAN ASPARTATE TRANSAMINASE PADA PENDERITA HEPATITIS B KRONIK DI RS AWALBROS BATAM

Nubbeliano Dwika, Nubbeliano (2025) KORELASI BEBAN HEPATITIS B VIRUS TERHADAP ALANINE TRANSAMINASE DAN ASPARTATE TRANSAMINASE PADA PENDERITA HEPATITIS B KRONIK DI RS AWALBROS BATAM. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
Salinan ARTIKEL NUBBELIANO.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (530kB)
[img] Text
Salinan new SKRIPSI NUBBELIANO. (1) (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
Salinan SKRIPSI 1- 5 NUBBEL UPLOAD.pdf

Download (1MB)

Abstract

Hepatitis B kronik (HBV) adalah penyakit infeksi hati yang ditandai dengan adanya replikasi virus Hepatitis B (HBV) secara persisten. Beban virus (viral load) sering digunakan untuk menilai aktivitas replikasi virus, sementara Alanine Transaminase (ALT) dan Aspartate Transaminase (AST) adalah biomarker yang umum digunakan untuk menilai tingkat kerusakan hati. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi korelasi antara beban HBV terhadap kadar ALT dan AST pada penderita hepatitis B kronik di RS Awalbros Batam. Metode: Penelitian ini adalah studi deskriptif yang dilakukan di RS Awal Bros Batam dengan mengumpulkan data pasien dengan hepatitis B kronik yang telah menjalani pemeriksaan beban HBV serta kadar ALT dan AST. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara beban HBV dengan kadar ALT. Sebanyak 40% pasien menunjukkan peningkatan kadar ALT seiring peningkatan beban HBV, sementara peningkatan AST hanya terjadi pada sekitar 5% pasien. Korelasi yang lebih kuat terlihat pada ALT, kemungkinan disebabkan karena ALT lebih spesifik diproduksi di hati dibandingkan AST. Kesimpulan: Beban HBV kuantitatif mempengaruhi kadar ALT secara signifikan, namun tidak memiliki dampak yang serupa terhadap kadar AST. Temuan ini memperkuat pentingnya ALT sebagai indikator utama kerusakan hati pada infeksi HBV kronik. Penelitian ini juga menyederhanakan klasifikasi fase infeksi menjadi dua kelompok besar: fase aktif dan fase inaktif berdasarkan dugaan kemiripan fase klinis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 13 Jan 2026 03:07
Last Modified: 13 Jan 2026 03:07
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4722

Actions (login required)

View Item View Item