ATIKAH DINDA JULIANDRI, ATIKAH DINDA JULIANDRI (2025) Asuhan keperawatan pada pasien cutaneous abscess dengan kebutuhan defisit nutrisi di ruangan kelas bedah RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2025. Diploma thesis, UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA.
|
Text
KARYA TULIS ILMIAH ATIKAH DINDA JULIANDRI.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
MANUSKRIP ATIKAH DINDA JULIANDRI.pdf Restricted to Repository staff only Download (452kB) |
|
|
Text
KARYA TULIS ILMIAH ATIKAH DINDA JULIANDRI.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
2.ATIKAH DINDA JULIANDRI:2200212045 ABSTRAK Cutaneous abscess merupakan akumulasi nanah akibat infeksi bakteri, terutama Staphylococcus aureus, yang sering terjadi pada jaringan subkutan dan dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan, serta gangguan aktivitas. Di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, kasus cutaneous abscess menunjukkan tren peningkatan, Data menunjukkan bahwa pada tahun 2020 terdapat 145 kasus, meningkat menjadi 162 kasus pada 2021, dan terus bertambah hingga mencapai 189 kasus pada tahun 2023. Sementara itu, hingga pertengahan tahun 2024 telah tercatat 95 kasus. Dan pada periode Januari 2025 sampai Juni 2025 didapatkan data pasien cutaneous abses sebanyak 10 orang. Kondisi ini sering disertai dengan gangguan pemenuhan nutrisi karena nyeri yang memperburuk asupan makanan pasien. Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menyajikan gambaran mengenai penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan cutaneous abscess yang mengalami masalah kebutuhan defisit nutrisi, dengan fokus pada kasus Ny. N yang dirawat di Ruang Bedah RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, mencakup pengkajian, penegakan diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil studi menunjukkan bahwa Ny. N mengalami nyeri hebat, penurunan nafsu makan, sering terjaga saat tidur dimalam hari, Diagnosa utama yang ditegakkan adalah defisit nutrisi berhubungan dengan faktor psikologis (nafsu makan menurun). Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama tiga hari, didapatkan hasil berupa peningkatan asupan makan, penurunan keluhan nyeri, penurunan keluhan terjaga saat tidur. Evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan keperawatan holistik dan intervensi yang tepat dapat meningkatkan status nutrisi serta kenyamanan pasien secara signifikan. Edukasi kepada pasien dan keluarga juga berperan penting dalam mendukung proses penyembuhan dan pencegahan kekambuhan abses.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | lena lena |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 03:57 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 03:57 |
| URI: | http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4768 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
