DETA VENILSA, DETA VENILSA (2022) Asuhan keperawatan gangguan defisit perawatan diri pada Ny.N dengan dx. diabetes mellitus tipe 2 pos op amputasi di ruangan rawat inap interne ambun suri lantai 3 RSUD dr. Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2025. Diploma thesis, UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA.
|
Text
KARYA TULIS ILMIAH DETA VENILSA.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
MANUSKRIP DETA VENILSA.pdf Restricted to Repository staff only Download (642kB) |
|
|
Text
KARYA TULIS ILMIAH DETA VENILSA.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
5.DETA VENILSA: 2200212048 ABSTRAK Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, dalam enam bulan terakhir tercatat lebih dari 30 pasien dirawat dengan diagnosis Diabetes Melitus Tipe 2. Kondisi ini dapat memicu berbagai komplikasi, salah satunya gangguan defisit perawatan diri yang berdampak pada kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri.Ini menggunakan metode studi kasus pada Ny. N yang dirawat di Ruangan Rawat Inap Interne Ambun Suri Lantai 3 RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, serta telaah rekam medis. Analisis data dilakukan dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami kelemahan fisik pada ekstremitas, amputasi pada kaki kanan dari lutut ke bawah, kesulitan dalam melakukan kebersihan diri, dan terdapat luka yang membutuhkan perawatan. Tekanan darah pasien tercatat 130/80 mmHg, dengan skor E4 V5 M6 (total 15) yang menunjukkan kesadaran compos mentis. Analisis data mengidentifikasi diagnosa keperawatan utama yaitu defisit perawatan diri berhubungan dengan kelemahan fisik, disertai diagnosa tambahan seperti risiko infeksi dan intoleransi aktivitas. Intervensi yang diberikan difokuskan pada peningkatan kemampuan perawatan diri melalui edukasi personal hygiene, latihan rentang gerak (ROM), dukungan keluarga, serta pencegahan komplikasi luka. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemandirian pasien dalam perawatan diri, stabilisasi kadar glukosa darah, dan perbaikan kondisi fisik secara umum. Pasien diharapkan lebih konsisten dalam melakukan perawatan diri secara mandiri dirumah, sedangkan keluarga diharaapkan dapat memberikan dukungan penuh dalam membantu aktivitas sehari-hari agar pasien tetap termotivasi dan tidak bergantung sepenuhnya pada orang lain.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Keperawatan |
| Depositing User: | lena lena |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 04:15 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 04:15 |
| URI: | http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4770 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
