PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP RAMAJA DALAM PENCEGAHAN SEKS PRANIKAH PADA SISWA SISWA DI SMK PEMBINA BANGSA BUKITTINGGI TAHUN 2025

FUTRI ANANDA PRISKA, FUTRI ANANDA PRISKA (2025) PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP RAMAJA DALAM PENCEGAHAN SEKS PRANIKAH PADA SISWA SISWA DI SMK PEMBINA BANGSA BUKITTINGGI TAHUN 2025. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA.

[img] Text
Skripsi ACC Futri Ananda Priska 58.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
PROPOSAL PENELITIAN futri .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
Manu Scrib ACC futri.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (583kB)

Abstract

16.FUTRI ANANDA PRISKA: 2120242058 ABSTRAK Pendahuluan: Masa remaja fase perubahan fisik, mental, dan sosial dengan rasa ingin tahu yang tinggi, termasuk kesehatan reproduksi. Kurangnya edukasi dapat meningkatkan risiko perilaku seks pranikah yang berdampak negatif, seperti kehamilan yang tidak diinginkan, IM, serta dampak psikososial lainnya. Oleh karena itu, penyuluhan edukasi pencegahan seks pranikah menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran dan sikap remaja terhadap perilaku seksual yang sehat dan bertanggung jawab. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang pencegahan seks pranikah terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa/I di SMK Pembina Bangsa Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan Metode: Penelitian menggunakan quasi-experiment design dengan pendekatan pretest-postest. Sampel penelitian terdiri sebanyak 37 siswa/I yang dipilih secara random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah edukasi, kemudian di analisis menggunakan uji-Wilcoxon dengan tingkat signifikansi (p-value ≤0,05). Hasil Penelitian: didapatkan bahwa pengetahuan dan sikap reponden tentang pencegahan seks pranikah sebelum kegiatan penyuluhan mayoritas pengetahuan baik berjumlah 34 orang, dan pengetahuan kurang sebanyak 3 orang. Sedangkan untuk responden sikap positif berjumlah 34, dan sikap negative berjumlah 3 orang. Setelah dilaksanakan kegiatan edukasi tentang pencegahan seks pranikah terjadi peningkatan pengetahuan dimana responden pengatahuan baik meningkat menjadi 36 orang, dan pengetahuan kurang menjadi 1 orang. Sedangkan untuk responden sikap positif berjumlah 37 orang. Terjadi peningkatan skor pretes edukasi sebanyak (0,81%) dan peningkatan skor postest (9,94%). Kesimpulan: Edukasi pencegahan seks pranikah efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap remaja. Oleh karena itu, program edukasi kesehatan reproduksi perlu diperkuat di lingkungan sekolah untuk membentuk perilaku remaja yang lebih bertanggung jawab.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
Depositing User: lena lena
Date Deposited: 26 May 2026 01:47
Last Modified: 26 May 2026 01:47
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4833

Actions (login required)

View Item View Item