MIA MAULIDINA PUTRI ERIANTO, MIA MAULIDINA PUTRI ERIANTO (2025) PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN FAKTOR RISIKO KANKER OVARIUM TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PEREMPUAN DALAM PENCEGAHAN KANKER OVARIUM DI RSUD DR ACHMAD MOECHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2025. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA.
|
Text
CETAK FINAL fiks.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
MANUSKRIP 2 rev.pdf Restricted to Repository staff only Download (459kB) |
|
|
Text
REVISI SEMPRO.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
22.MIA MAULIDINA PUTRI ERIANTO: 2120242064 ABSTRAK Kanker ovarium merupakan pertumbuhan jaringan yang tidak normal pada ovarium, walaupun rangsangan yang memicu perubahan tersebut telah berhenti,lesi dapat menyerbu dan merusak struktur di dekat ovarium serta menyebar ke organ lain, menyebabkan kematian (Kumar,2007). Faktor risiko kanker ovarium yaitu angka paritas, kehamilan, usia menarche, menopaushe, laktasi, penggunaan hormon, gaya hidup yang buruk, faktor genetic, faktor lingkungan serta memiliki Riwayat kista endometriosis. Banyak Masyarakat belum mengetahui tentang kanker, sehingga diperlukan Pendidikan Kesehatan mengenai faktor risiko kanker ovarium. RSUD Dr. Achmad Mochtar adalah tempat sasaran yang baik untuk dilakukannya Pendidikan Kesehatan karena merupakan rumah sakit rujukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pendidikan Kesehatan faktor risiko kanker ovarium terhadap pengetahuan dan sikap Perempuan dalam pencegahan kanker ovarium. Penelitian ini menggunakan desain quasy-eksperimen dengan pendekatan one group pre-test post-test. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik sampling aksidental dengan 36 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata pengetahuan responden tentang faktor risiko kanker ovarium sebelum intervensi adalah 10.14, sedangkan setelah intervensi menjadi 13.28. Rerata sikap responden sebelum intervensi adalah 26.06, sedangkan setelah intervensi menjadi 35.06, yang menunjukkan peningkatan, yang artinya terjadi peningkatan rerata pengetahuan dan sikap responden setelah diberikannya intervensi. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan faktor risiko kanker ovarium mempengaruhi peningkatan pengetahuan dan sikap perempuan dalam pencegahan kanker ovarium. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah melakukan penelitian dengan desain yang lebih luas serta melakukan evaluasi yang lebih panjang untuk menilai keberlanjutan pengetahuan dan sikap yang diperoleh. Kata Kunci : Kanker Ovarium, Faktor Risiko Kanker Ovarium, Pendidikan Kesehtan, Pengetahuan, Sikap
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | lena lena |
| Date Deposited: | 26 May 2026 02:06 |
| Last Modified: | 26 May 2026 02:06 |
| URI: | http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4838 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
