NON REG, Siti Patima (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITIUNG IV DHARMASAYA. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.
|
Text
ARTIKEL SITI(3).pdf Restricted to Repository staff only Download (335kB) |
|
|
Text
SKRIPSI SITI PATIMA AFTER SEMHAS 190526 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
SKRIPSI SITI PATIMA BAB 1 DAN BAB V.pdf Download (780kB) |
Abstract
Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Dharmasraya. Status gizi balita dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengetahuan ibu, berat badan lahir, serta asupan zat gizi makro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gizi kurang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sitiung IV Dharmasraya. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sitiung IV Kabupaten Dharmasraya pada tahun 2025. Populasi adalah seluruh balita di wilayah tersebut dengan jumlah sampel 97 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pengukuran status gizi berdasarkan indeks BB/U. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi gizi kurang sebesar 36,1%. Sebagian besar ibu memiliki pengetahuan kurang baik (50,5%) dan mayoritas balita memiliki berat badan lahir normal (87,6%). Asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat sebagian besar berada pada kategori adekuat. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p=0,004), berat badan lahir (p=0,023), asupan energi (p=0,022), protein (p=0,013) dengan status gizi balita, sedang kan asupan lemak (p=0,081), dan karbohidrat (p=0,317) tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan status gizi balita. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa pengetahuan ibu, berat badan lahir, serta asupan energi dan protein memiliki hubungan yang signifikan dengan status gizi balita. Namun, asupan lemak dan karbohidrat tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Puskesmas disarankan untuk meningkatkan edukasi gizi secara spesifik kepada ibu, terutama terkait kualitas asupan protein dan kecukupan energi, serta memperketat pemantauan pertumbuhan balita secara berkala untuk menekan prevalensi gizi kurang. Kata Kunci : Asupan energi, asupan karbohidrat, asupan lemak, asupan protein, berat badan lahir, gizi kurang, pengetahuan ibu, status gizi balita.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Gizi |
| Depositing User: | tripayuni ekaputri |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 07:57 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 07:57 |
| URI: | http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4901 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
