UJI EFEK SEDIAAN SALEP EKSTRAK DAUN SAGA (Abrus precatorius Linn) UNTUK PENGOBATAN LUKA EKSISI PADA TIKUS PUTIH JANTAN

MUTIA WIA SINTIRA, MUTIA WIA SINTIRA (2023) UJI EFEK SEDIAAN SALEP EKSTRAK DAUN SAGA (Abrus precatorius Linn) UNTUK PENGOBATAN LUKA EKSISI PADA TIKUS PUTIH JANTAN. Skripsi thesis, Universitas perintis indonesia.

[img] Text
DRAFT SKRIPSI MUTIA WIA SINTIRA.pdf

Download (2MB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penyembuhan luka eksisi pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) dengan ekstrak etanol daun saga (Abrus precatorius Linn.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sediaan salep ekstrak etanol daun saga terhadap penyembuhkan luka eksisi dan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak etanol daun saga yang efektif dalam penyembuhan luka eksisi. Penelitian ini menggunakan 5 kelompok tikus, masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor tikus. KI (kontrol), KII (salep daun saga konsentrasi 10%), KIII (salep daun saga konsentrasi 20%), KIV (salep daun saga konsentrasi 30%) dan KV (pembanding T ® ). Parameter yang diamati yaitu persentase penyembuhan luka, waktu epitelisasi dan histopatologi selama 14 hari. Hasil persentase penyembuhan luka eksisi selama 14 hari yaitu kelompok I : 89,12%, kelompok II : 91,83%, kelompok III : 92,56%, kelompok IV : 94,90%, dan kelompok V : 96,03%. Waktu rata-rata epitelisasi pengelupasan jaringan kelompok I, II, III dan IV adalah pada hari ke-10 sedangkan kelompok V pada hari ke-9. Hasil analisis data statistik ANOVA satu arah pada % penyembuhan luka eksisi signifikan (p<0,05) dan waktu epitelisasi tidak signifikan (p>0,05). Hasil pengamatan histopatologi kulit didapatkan perlakuan dengan salep daun saga dimana konsentrasi yang paling efektif didalam penyembuhan luka eksisi adalah konsentrasi 30%. Dari hasil pengamatan histopatologi ada perbedaan kondisi histopatologi hewan yang diberikan salep ekstrak etanol daun saga dibandingkan dengan kelompok kontrol. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa, variasi konsentrasi salep ekstrak etanol daun saga secara tropikal selama 14 hari memberikan pengaruh dalam proses penyembuhan luka eksisi pada tikus putih jantan, dimana konsentrasi yang paling efektif didalam penyembuhan luka eksisi adalah konsentrasi 30%. Kata Kunci : Daun saga (Abrus precatorius Linn.) luka eksisi pada tikus putih jantan, waktu epitelisasi, histopatologi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 04 Aug 2026 04:13
Last Modified: 04 Aug 2026 04:13
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/5003

Actions (login required)

View Item View Item