UJI EFEKTIVITAS SALEP FRAKSI ETIL ASETAT DAUN SIRIH HUTAN (Piper aduncum L.) KONSENTRASI 15% TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA MENCIT PUTIH JANTAN

HAFIZAH AGUSNA, HAFIZAH AGUSNA (2023) UJI EFEKTIVITAS SALEP FRAKSI ETIL ASETAT DAUN SIRIH HUTAN (Piper aduncum L.) KONSENTRASI 15% TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA MENCIT PUTIH JANTAN. Skripsi thesis, Universitas perintis indonesia.

[img] Text
SKRIPSI HAFIZAH AGUSNA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
PROPOSAL BAB I-3.pdf

Download (781kB)

Abstract

Sirih hutan (Piper Aduncum L.) mempunyai metabolit sekunder seperti flavanoid, tannin, saponin, alkaloid dan terpenoid yang bermanfaat sebagai anti inflamasi, antioksidan dan anti mikroba.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas salep fraksi etil asetat daun sirih hutan (Piper Aduncum L.) konsentrasi 15% dalam menyembuhkan luka bakar pada mencit putih jantan, hewan percobaan dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok basis salep diolesi vaselin flavum, kelompok salep pembanding diolesi T® dan kelompok salep fraksi etil asetat daun sirih hutan konsentrasi 15%. Pengamatan dilakukan selama 21 hari berdasarkan 3 parameter yaitu persentase penyembuhan luka bakar, waktu epitelisasi, dan histopatologi yang diamati kerapatan serabut kolagen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok fraksi etil asetat memiliki hasil paling baik pada persentase penyembuhan luka bakar dengan presentase 98,75%, waktu rata-rata epitelisasi paling cepat pada hari ke-13 dan paling lambat hari ke 15. Hasil histopatologi jaringan pada hewan percobaan kelompok salep fraksi etil asetat konsentrasi 15% dihari ke 21 memberikan rata- rata hasil yang lebih bagus yaitu pada fibroblast;tinggi dengan skor 3 dan kolagen; padat dengan skor 3. Data yang diperoleh dilakukan uji analisa statistik ANOVA dua arah pada persentase penyembuhan luka signifikan (p<0,05) dan uji analisa statistik ANOVA satu arah pada waktu epitelisasi signifikan (p<0,05). Lalu dilanjuti uji Duncan dimana hasilnya berbeda nyata, berarti adanya perbedaan hasil dari tiap kelompok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah salep fraksi etil asetat konsentrasi 15% efektif dalam proses penyembuhan luka bakar memiliki efek penyembuhan yang paling baik dibandingkan dari semua kelompok. Kata kunci:Fraksi etil asetat, sirih hutan, luka bakar, histopatologi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 05 Aug 2026 02:57
Last Modified: 05 Aug 2026 02:57
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/5044

Actions (login required)

View Item View Item