HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH DENGAN TRIGLISERIDA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD MANDAU

Endang S.N, Endang S.N (2024) HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH DENGAN TRIGLISERIDA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD MANDAU. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
1. Skripsi lengkap_Endang S. Nababan_bp22.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB 1&5_ENDANG S. NABABAN_BP22.pdf

Download (1MB)

Abstract

Diabetes Melitus tipe II merupakan penyakit hiperglikemi akibat insensivitas sel terhadap insulin. Trigliserida ad alah bentuk lemak yang paling efisien untuk menyimpan kalori yang penting untuk proses-proses yang membutuhkan energi dalam tubuh. Hubungan kadar glukosa darah terhadap kadar trigliserida pada pasien Diabetes Melitus Tipe II adalah keadaan glukosa yang tinggi dan kerja insulin tidak bekerja maksimal atau glukosa tidak dapat diserap oleh tubuh maka akan mempercepat pembentukan trigliserida dalam hati sehingga trigliserida berkumpul dan menumpuk dalam darah dan pembuluh darah. Tujuan penelitian untuk melihat adanya hubungan kadar glukosa darah dan kadar trigliserida pada pasien Diabetes Melitus Tipe II. Metode penelitian secara Observasional analitik potong lintang yaitu dengan melihat kedua variable bersamaan antara jumlah kadar glukosa darah dan jumlah kadar trigliserida penderita Diabetes Melitus Tipe II. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien yang melakukan medical check up di Laboratorium RSUD Mandau pada bulan Oktober 2023- Januari 2024. Jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 30 orang pasien DM Tipe II dengan teknik pengambilan sampel secara acak/random sampiing. Pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan metode POCT, sedangkan pemeriksaan kolesterol menggunakan metode Enimatik Kolorimetrik GPO - PAP Analisa data yang dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil probabilitas pada tabel shapiro wilk di dapatkan nilai sig hasil kadar glukosa darah 0,049 < 0,05 Ho ditolak, maka data dari hasil kadar glukosa darah tidak terdistribusi normal dan hasil kadar trigliserida 0,0000 < 0,0005 maka Ho ditolak, yang berarti kadar trigliserida tidak terdistribusi normal. Sehingga dilanjutkan pada uji Wilcoxon yang mana didapat hasil dari output Uji Wilcoxon diketahui Asymp.Sig (2-tailed) bernilai 0.003. Karena nilai 0.000 lebih kecil dari 0.05, maka dapat kita simpulkan bahwa Hipotesis diterima. Artinya ada hubungan antara hasil dari kadar glukosa darah dan hasil kadar triglisrida pada pasien Diabetes Melitus (DM) tipe II. Kesimpulan Hubungan kadar glukosa darah dengan kadar trigliserida pada pasien Diabetes Melitus Tipe II didapatkan bahwa nilai Sig. (p.value) sebesar 0.003 < 0.05 sehingga peneliti dapat menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara glukosa darah dan trigliserida.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 05 Feb 2025 03:21
Last Modified: 05 Feb 2025 03:21
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4017

Actions (login required)

View Item View Item