HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ZAT GIZI MAKRO, KEBIASAAN KONSUMSI JUNK FOOD DANVAKTIVITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN GIZI LEBIH PADA SISWA SMPN 23 KERINCI

Novia Rizky, Novia (2025) HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ZAT GIZI MAKRO, KEBIASAAN KONSUMSI JUNK FOOD DANVAKTIVITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN GIZI LEBIH PADA SISWA SMPN 23 KERINCI. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
Cover, Abstrak, BAB I, & BAB V.docx

Download (197kB)
[img] Text
Artikel Novia Rizky.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (499kB)
[img] Text
Skripsi Novia Rizky.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Masalah gizi lebih pada remaja telah menjadi perhatian lebih dari Pemerintah. Jika tidak segera ditangani, maka dampak yang mungkin terjadi pada saat dewasa yaitu penyakit hipertensi, diabetes melitus (DM tipe II), kardiovaskuler, dan gangguan fungsi hati (displidemia). Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi lebih pada siswa yaitu asupan zat gizi makro, kebiasaan konsumsi junk food serta aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asupan zat gizi makro, kebiasaan konsumsi junk food dan aktivitas fisik terhadap kejadian gizi lebih pada siswa SMPN 23 Kerinci. Penelitian ini termasuk penelitian observasional, yang bersifat analitik dengan rancangan penelitian yaitu cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN 23 Kerinci yang berjumlah 280 orang. Pengambilan sampel dengan teknik Accidental Sampling, yang berjumlah 82 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner SQ-FFQ, Kuesioner FFQ, kuesioner IPAQ dan aplikasi WHO Antro. Uji statistik yang digunakan yakni uji Chy Square. Hasil analisa univariat diperoleh hampir separuh (46,3%) siswa berada pada kategori gizi lebih, sebagian kecil (24.4%) siswa dengan asupan karbohidrat yang lebih, hampir separuh (47.6%) siswa dengan asupan protein yang lebih, hanya sebagian kecil (47.6%) siswa dengan asupan lemak yang lebih, lebih dari separuh (52,4%) siswa dengan kategori sering mengkonsumsi junk food, dan kurang dari separuh (36.6%) siswa dengan kategori aktivitas fisik yang rendah. Hasil uji statistik terdapat hubungan antara asupan karbohidrat, asupan protein, asupan lemak, kebiasaan konsumsi junk food dan aktivitas fisik) terhadap kejadian gizi lebih pada siswa SMPN 23 Kerinci dengan nilai p-Value (<0,05). Kesimpulannya ada hubungan antara asupan karbohidrat, asupan protein, asupan lemak, kebiasaan konsumsi junk food dan aktivitas fisik terhadap kejadian gizi lebih pada siswa SMPN 23 Kerinci. Diharapkan sekolah dapat bisa membuat kantin sehat bagi para siswa, sehingga makanan yang dikonsumsi oleh siswa dapat terkontrol dengan baik.. Kata Kunci : Gizi Lebih, Asupan Zat Gizi, Junk Food, Aktivitas Fisik Sumber literatur : 36 kepustakaan (2018-2024)

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Gizi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 20 Aug 2025 03:39
Last Modified: 20 Aug 2025 03:39
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4234

Actions (login required)

View Item View Item