FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMAMPUAN KADER POSYANDU DALAM PLOTTING DAN INTERPRETASI HASIL PENGUKURAN ANTROPOMETRI PADA KARTU MENUJU SEHAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANTI AGUNG KABUPATEN KEPAHIANG TAHUN 2025

Nur Ainun, Nur Ainun (2025) FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMAMPUAN KADER POSYANDU DALAM PLOTTING DAN INTERPRETASI HASIL PENGUKURAN ANTROPOMETRI PADA KARTU MENUJU SEHAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANTI AGUNG KABUPATEN KEPAHIANG TAHUN 2025. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
ARTIKEL ILMIAH NUR AINUN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (358kB)
[img] Text
COVER, ABSTRAK, BAB I , BAB V.pdf

Download (271kB)
[img] Text
SKRIPSI FULL NUR AINUN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Kemampuan kader posyandu dalam melakukan plotting dan interpretasi hasil pengukuran antropometri pada KMS masih menjadi permasalahan di wilayah kerja Puskesmas Nanti Agung, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang. Sebanyak 50% kader di wilayah kerja Puskesmas Nanti Agung belum mampu melakukan plotting dan interpretasi KMS secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kemampuan kader dalam melakukan plotting dan interpretasi hasil pengukuran antropometri pada KMS. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 – Januari 2025 di wilayah kerja Puskesmas Nanti Agung dengan jumlah sampel sebanyak 67 kader posyandu, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir sebagian besar (70,1%) kader tidak mampu melakukan plotting dan interpretasi hasil pengukuran antropometri pada KMS, lebih dari sebagian (61,2%) kader posyandu berusia 40–50 tahun, hampir sebagian besar (76,1%) kader berpendidikan tinggi, lebih dari sebagian besar (61,2%) kader memiliki pengetahuan yang kurang, dan lebih dari sebagian (52,2%) kader sering mengikuti pelatihan plotting pada KMS. Hasil uji chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara usia (p = 0,686), pendidikan (p = 0,863), dan pengetahuan (p = 0,886) dengan kemampuan kader. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara pelatihan dengan kemampuan kader dalam melakukan plotting dan interpretasi (p = 0,007). Pelatihan berperan penting dalam meningkatkan kemampuan kader posyandu dalam melakukan plotting dan interpretasi hasil pengukuran antropometri pada KMS. Diharapkan pelatihan kader diperkuat melalui metode yang lebih aplikatif dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Gizi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 20 Aug 2025 03:42
Last Modified: 20 Aug 2025 03:42
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4236

Actions (login required)

View Item View Item