PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI DAGUSIBU (DAPATKAN, GUNAKAN, SIMPAN, DAN BUANG) ANTIBIOTIK TERHADAP PENGETAHUAN MASYARAKAT DI NAGARI TANJUNG BARULAK, KABUPATEN TANAH DATAR

ATRI SYAHBANI, ATRI SYAHBANI (2025) PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI DAGUSIBU (DAPATKAN, GUNAKAN, SIMPAN, DAN BUANG) ANTIBIOTIK TERHADAP PENGETAHUAN MASYARAKAT DI NAGARI TANJUNG BARULAK, KABUPATEN TANAH DATAR. Skripsi thesis, Universitas perintis indonesia.

[img] Text
SKRIPSI ATRI SYAHBANI (2120112211).pdf

Download (208kB)

Abstract

Antibiotik merupakan golongan obat keras untuk infeksi bakteri sehingga cara mendapatkannya harus dengan resep dokter, apabila cara mendapatkannya tidak tepat maka cara menggunakan, menyimpan, dan membuangnya akan menjadi tidak tepat. Kurangnya edukasi DAGUSIBU antibiotik membuat masyarakat banyak yang salah dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi DAGUSIBU antibiotik terhadap pengetahuan masyarakat di nagari Tanjung Barulak, kecamatan Tanjung Emas, kabupaten Tanah Datar. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juni sampai Desember 2024. Jenis penelitian adalah kuantitatif menggunakan desain penelitian pra-eksperimental (pre experimental design) rancangan one grup pretest-posttest. Populasi jorong Balai Baru adalah 280 KK, sampel diambil dengan teknik non-probability sampling metoda purposive sampling pada 100 responden sesuai kriteria. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet. Data ditabulasi pada Microsoft Excel dan diolah menggunakan SPSS (Statistical Program For Social Sciences) untuk uji validitas, reliabilitas, dan analisis data. Analisis data bivariat menggunakan uji wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil pengetahuan responden pada pretest dengan kategori baik sebanyak 23 orang (23%), kategori cukup sebanyak 42 orang (42%), dan kategori kurang sebanyak 35 orang (35%). Setelah diberikan edukasi, pengetahuan responden meningkat pada posttest menjadi kategori baik sebanyak 89 orang (89%), kategori cukup sebanyak 11 orang (11%), dan tidak ada yang memperoleh kategori kurang. Hasil uji non-parametric wilcoxon test diperoleh hasil Asymp. Sig. (2-tailed) adalah 0,0001. Data dikatakan signifikan apabila nilai p (<0,05) sehingga menunjukkan bahwa edukasi DAGUSIBU antibiotik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan masyarakat di nagari tanjung Barulak, kabupaten Tanah Datar. Kata kunci : Edukasi, DAGUSIBU, Antibiotik, Pengetahuan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 24 Sep 2025 07:24
Last Modified: 24 Sep 2025 07:24
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4260

Actions (login required)

View Item View Item