PEMANFAATAN CEKER AYAM SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN FILM DRESSING UNTUK PENYEMBUHAN LUKA DENGAN BAHAN AKTIF Centella asiatica (L.) Urb DAN SORBITOL SEBAGAI PLASTICIZER

AISYAH ATIQAH THAHIRAH, AISYAH ATIQAH THAHIRAH (2025) PEMANFAATAN CEKER AYAM SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN FILM DRESSING UNTUK PENYEMBUHAN LUKA DENGAN BAHAN AKTIF Centella asiatica (L.) Urb DAN SORBITOL SEBAGAI PLASTICIZER. Skripsi thesis, Universitas perintis indonesia.

[img] Text
24. Skripsi Aisyah Atiqah Thahirah.docx

Download (77kB)

Abstract

Film dressing plester transparan yang digunakan untuk menutup luka. Salah satu metode untuk mempercepat proses penyembuhan luka adalah penggunaan film dressing yang mampu menjaga kelembapan dan sterilitas area luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan film dressing penyembuh luka yang berbahan dasar gelatin dari ceker ayam, dengan penambahan ekstrak Centella asiatica (L.) Urb sebagai bahan aktif dan sorbitol sebagai plasticizer. Film dressing dibuat dengan metode casting sehingga menghasilkan 2 formula: Formula 0 (tanpa ekstrak) dan formula 1 (dengan 1% ekstrak). Film yang diperoleh kemudian dilakukan evaluasi dan dilakukan uji aktivitas penyembuhan lukanya melalui parameter luas persentase penyembuhan luka, waktu epiteliasi, dan skor hispatologi jaringan. Dalam pengujian aktivitas penyembuhan luka, hewan percobaan dibagi ke dalam 5 kelompok : kelompok I (normal, tidak dilukai), kelompok II (dilukai tanpa perlakuan), kelompok III (dilukai dan diberi F0), kelompok IV (dilukai dan diberi F1), dan kelompok V (dilukai dan diberi pembanding Tekasol) dengan perlakuan selama 14 hari. Hasil fisik menunjukkan F0 dan F1 memenuhi standar mutu, dengan elastisitas baik, keseragaman bobot (CV<5%), pH sesuai standar, serta kuat Tarik dan pemanjangan yang optimal. Pada hari ke-14, persentase penyembuhan luka F0 dan F1 masing-masing sebesar 92,39% dan 93,33%. Waktu epitelisasi tidak berbeda signifikan antar kelompok, sedangkan hispatologi F1 menunjukkan epiteliasi sempurna, fibroblast tinggi, kolagen menyerupai kulit normal, dan inflamasi rendah. Uji ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan (p<0,05) pada persentase penyembuhan luka dan hispatologi, dengan F1 memberikan efek paling baik. Kata kunci: Centella asiatica, gelatin ceker ayam, penyembuhan luka, film dressing, sorbitol, PVA, luka eksisi, penyembuhan luka.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 31 Dec 2025 03:32
Last Modified: 31 Dec 2025 03:32
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4351

Actions (login required)

View Item View Item