DETEKSI DAN IDENTIFIKASI GEN VEB, GES, PER SERTA BAKTERI PENGHASIL ESBL PADA PUS ULKUS DIABETIKUM YANG DIRAWAT INAP RSUP. Dr. M. DJAMIL PADANG

MAISYA NABIHAH YURESA, MAISYA NABIHAH YURESA (2025) DETEKSI DAN IDENTIFIKASI GEN VEB, GES, PER SERTA BAKTERI PENGHASIL ESBL PADA PUS ULKUS DIABETIKUM YANG DIRAWAT INAP RSUP. Dr. M. DJAMIL PADANG. Skripsi thesis, Universitas perintis indonesia.

[img] Text
39. Skripsi Maisya Nabihah Yuresa.docx

Download (60kB)

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronis dari diabetes melitus yang sering mengalami infeksi akibat kolonisasi bakteri, beberapa di antaranya bersifat resisten terhadap antibiotik. Salah satu mekanisme resistensi tersebut adalah produksi enzim Extended Spectrum Beta-Lactamase (ESBL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi bakteri penghasil ESBL serta mengetahui keberadaan gen ESBL, yaitu blaVEB, blaGES, dan blaPER pada sampel pus pasien ulkus diabetikum yang dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Sampel pus diambil dari empat pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Uji skrining sensitivitas antibiotik dilakukan dengan metode disk difusi menggunakan antibiotik β-laktam, yaitu ceftazidime, cefotaxime, ceftriaxone, dan amoxicillin, untuk mengamati resistensi bakteri terhadap antibiotik tersebut. Isolat yang menunjukkan indikasi ESBL kemudian dilanjutkan dengan deteksi genetik menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan primer spesifik blaVEB (643 bp), blaGES (846 bp), dan blaPER (925 bp). Untuk identifikasi spesies bakteri, digunakan primer 16S rRNA (1500 bp), dan hasil amplifikasi dianalisis melalui elektroforesis gel agarosa untuk melihat keberadaan pita DNA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga dari empat isolat bakteri terindikasi sebagai penghasil ESBL berdasarkan uji resistensi antibiotik. Namun, hasil PCR tidak menunjukkan adanya pita DNA pada posisi gen blaVEB, blaGES, maupun blaPER, sehingga seluruh sampel memberikan hasil negatif terhadap ketiga gen tersebut. Sementara itu, PCR 16S rRNA menunjukkan adanya pita DNA berukuran sekitar ±1300 bp pada ketiga sampel, dan hasil analisis BLAST mengidentifikasi bakteri tersebut sebagai Acinetobacter baumannii. Hasil ini menunjukkan bahwa resistensi antibiotik pada isolat bakteri dari pus ulkus diabetikum tidak selalu disebabkan oleh keberadaan gen blaVEB, blaGES, dan blaPER, sehingga kemungkinan terdapat mekanisme resistensi lain. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pemilihan terapi antibiotik yang lebih tepat bagi pasien ulkus diabetikum. Kata kunci: Ulkus diabetikum, ESBL, blaVEB, blaGES, blaPER, PCR, 16S rRNA

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 31 Dec 2025 04:01
Last Modified: 31 Dec 2025 04:01
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4367

Actions (login required)

View Item View Item