JOEFANI PURNAMA LIANDRI, JOEFANI PURNAMA LIANDRI (2025) PENGEMBANGAN FILM GEL Centella asiatica (L.) Urb BERBAHAN DASAR GELATIN CEKER AYAM DENGAN PROPILENGLIKOL SEBAGAI PLASTICIZER UNTUK LUKA EKSISI. Skripsi thesis, Universitas perintis indonesia.
|
Text
71. Skripsi_Joefani Purnama Liandri.docx Download (64kB) |
Abstract
Dressing berbentuk film gel merupakan balutan luka yang digunakan untuk menutupi luka dari infeksi eksternal sampai penyembuhan terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan film gel berbahan dasar gelatin dari ceker ayam dengan ekstrak daun pegagan (Centella asiatica (L.) Urb) sebagai bahan aktif dan propilenglikol sebagai plasticizer untuk mempercepat penyembuhan luka eksisi pada tikus putih (Rattus norvegicus strain Wistar). Film gel dibuat menggunakan metode casting menghasilkan F0 (basis film tanpa ekstrak) dan F1 (film gel dengan ekstrak). Film gel yang dihasilkan dievaluasi dari segi karakteristik fisikokimia dan diuji aktivitas penyembuhan luka menggunakan parameter persentase penyembuhan luka, waktu epitelisasi, histopatologi jaringan luka. Pada pengujian penyembuhan luka hewan dibagi menjadi 5 kelompok (I: normal, tidak dilukai, II: dilukai, tidak diberi film gel, III: dilukai diberi F0, IV: dilukai diberi FI, V: dilukai, diberi Tekasol®). Film gel dan Tekasol® diberikan selama 14 hari setelah dilakukan pembuatan luka eksisi pada punggung tikus. Data hasil dianalisis menggunakan uji statistik ANOVA satu arah dilanjutkan uji Duncan. Dari penelitian didapatkan hasil evaluasi untuk film gel F0 dan F1 sebagai berikut: modulus young (0,1049 dan 0,049), uji daya serap pada menit ke-8 (100,43% dan 123,71%) dan laju transmisi uap air (1,4568 dan 1,6631). Hasil ini menunjukkan bahwa film gel yang dihasilkan memenuhi persyaratan umum film gel. Persentase penyembuhan luka pada hari ke- 14, waktu epitelisasi dan skor total histopatologi untuk F0 (88,43%; 8,16; 9) dan F1 (91,09%; 8; 9,3). Uji anova terhadap data persentase penyembuhan luka, waktu epitelisasi, dan histopatolgi menunjukkan hasil p<0,05, uji Duncan menunjukkan F1 mempengaruhi secara signifikan persentase penyembuhan luka pada hari ke-14, waktu epitelisasi dan histopatologi. Kesimpulan dari ke-3 parameter film gel dapat meningkatkan secara signifikan persentase penyembuhan luka. Kata Kunci: Film Gel, Centella asiatica (L.) urb, Gelatin Ceker Ayam, Propilenglikol, Luka Eksisi, Aktivitas Penyembuhan Luka.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | tripayuni ekaputri |
| Date Deposited: | 31 Dec 2025 07:22 |
| Last Modified: | 31 Dec 2025 07:22 |
| URI: | http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4405 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
