Aztity Silvana, Aztity Silvana (2025) Hubungan Antara Kebiasaan Sarapan Pagi, Kualitas Tidur, Jumlah Uang Saku, Aktivitas Fisik dan Frekuensi Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Kejadian Obesitas Pada Remaja Di SMP Negeri 5 Padang Tahun 2025. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.
|
Text
artikel aztity silvana baru Fix ok.pdf Restricted to Repository staff only Download (478kB) |
|
|
Text
SKRIPSI AZTITY (Cover, abstrak, bab 1 dan 5).pdf Download (375kB) |
|
|
Text
SKRIPSI_AZTITY_SILVANA_FULL_FIX[1] ookook fixx ok.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Obesitas merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat pada remaja, dipengaruhi oleh berbagai faktor gaya hidup seperti kebiasaan sarapan, kualitas tidur, aktivitas fisik, dan pola konsumsi makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan sarapan pagi, kualitas tidur, jumlah uang saku, aktivitas fisik, dan frekuensi konsumsi makanan cepat saji terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMPN 5 Kota Padang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan observasional analitik. Subjek penelitian berjumlah 85 siswa yang dipilih secara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) untuk menentukan status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT). Data dianalisis menggunakan uji spearman. Hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar responden 45 (52,9%) obesitas. terdapat 53 (62,4%) responden kebiasaan sarapan pagi jarang. Tidak terdapat hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan obesitas. terdapat 60 (70,6%) responden kualitas tidur baik. Tidak terdapat hubungan kualitas tidur dengan obesitas. terdapat 52 (61,2%) responden uang saku rendah. Terdapat hubungan Jumlah uang saku dengan obesitas. terdapat 76 (89,4%) responden aktivitas fisik ringan. Terdapat hubungan aktivitas fisik dengan obesitas. terdapat 56 (65,9%) responden mengkosumsi makanan cepat saji sering. Terdapat hubungan konsumsi makanan cepat saji dengan obesitas. Faktor-faktor gaya hidup seperti kebiasaan sarapan yang tidak teratur, kualitas tidur yang buruk, aktivitas fisik yang kurang, dan tingginya konsumsi makanan cepat saji berhubungan dengan obesitas pada remaja. Diperlukan intervensi untuk meningkatkan pola hidup sehat remaja. Kata kunci : Obesitas, remaja, sarapan pagi, kualitas tidur, aktivitas fisik, makanan cepat saji
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Gizi |
| Depositing User: | tripayuni ekaputri |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 03:21 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 03:21 |
| URI: | http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4430 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
