Beni Ananda, Putra, (2025) PAPARAN KONTEN FOOD INFLUENCER DI TIKTOK DAN PERILAKU KONSUMSI MAKANAN BERISIKO PADA MAHASISWA S1 GIZI UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.
|
Text
ARTIKEL BELA[1].pdf Restricted to Repository staff only Download (505kB) |
|
|
Text
bela full skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
skripsi Bela BAB 1 dan BAB 5.pdf Download (762kB) |
Abstract
Mahasiswa, termasuk mahasiswa gizi, masih menunjukkan pola konsumsi makanan berisiko yang tinggi (69,3%) dan diperkuat oleh maraknya konten food influencer di TikTok. Tingginya perilaku konsumsi makanan berisiko pada mahasiswa gizi menjadi permasalahan serius karena mereka seharusnya memiliki pengetahuan memadai tentang pola makan sehat. Hal ini jika dibiarkan dapat menimbulkan dampak berbahaya seperti Diabetes Melitus, Hipertensi, dan Dislipidemia. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi paparan konten food influencer TikTok dengan perilaku konsumsi makanan berisiko pada mahasiswa S1 Gizi Universitas Perintis Indonesia. Penelitian dengan menggunakan desain cross-sectional ini dilakukan pada 113 sampel, pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dari total populasi 139 mahasiswa aktif angkatan 2022–2024. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner keterpaparan konten untuk mengukur durasi dan frekuensi paparan, serta formulir SQ-FFQ untuk menilai konsumsi dari 9 kategori makanan berisiko. Analisis data menggunakan korelasi Spearman. Responden didominasi perempuan (97,3%) berusia dewasa muda (20-29 tahun) (57,5%) dengan sebagian dari responden menonton konten kurang dari 1 jam per hari (53,1%) dan termasuk kategori occasional user (tidak teratur) (67,3%). Konsumsi makanan berisiko tertinggi ditemukan pada makanan berlemak, diikuti makanan atau minuman manis dan bumbu penyedap berlebihan. Pola ini menunjukkan kecenderungan mahasiswa mengonsumsi makanan yang praktis namun kurang sehat dalam kehidupan sehari-hari. Hasil analisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara durasi paparan dengan konsumsi makanan berisiko (p=0,709) maupun frekuensi paparan dengan konsumsi makanan berisiko (p=0,786). Paparan konten food influencer TikTok tidak berhubungan signifikan dengan konsumsi makanan berisiko mahasiswa gizi. Sebaiknya dilakukan eksplorasi variabel penghubung lain yang dapat mempengaruhi perubahan pola konsumsi makanan mahasiswa gizi tersebut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Gizi |
| Depositing User: | tripayuni ekaputri |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 03:27 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 03:27 |
| URI: | http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4431 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
