Ilpa Yanti, Ilpa Yanti (2025) PENGARUHPENCAMPURANPUREELABUKUNING(Cucurbita moschata) PADA VELVA BENGKUANG(Pachyrhizus erosus L) TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK, KADAR SERATPANGANDANAKTIVITASANTIOKSIDAN. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.
|
Text
Artikel Ilpa Yanti.pdf Restricted to Repository staff only Download (332kB) |
|
|
Text
Gabungan Skripsi 1&5 Ilpa Yanti.pdf Download (347kB) |
|
|
Text
SKRIPSI FULL_ILPA_YANTI .pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Velva bengkuang merupakan olahan pangan beku yang memiliki kandungan serat tinggi dan lemak rendah, namun warna putihnya kurang menarik bagi konsumen. Pencampuran dengan puree labu kuning sebagai pewarna alami dan sumber antioksidan diharapkan dapat meningkatkan nilai gizi serta daya tarik sensory produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pencampuran puree labu kuning pada velva bengkuang terhadap uji organoleptik (warna, aroma, tekstur, dan rasa), kadar serat pangan, dan aktivitas antioksidan. Penelitian menggunakan desain eksperimen dengan perlakuan pencampuran puree labu kuning sebanyak P0 : 0 g, P1: 30 g, P2:50 g, dan P3:70 g pada velva bengkuang. Setiap perlakuan dilakukan dua kali pengulangan. Uji organoleptik dilakukan secara subjektif menggunakan 25 panelis agak terlatih dengan metode uji hedonik. Analisis kadar serat dilakukan menggunakan metode gravimetri dan aktivitas antioksidan diukur dengan metode DPPH. Data dianalisis dengan uji normalitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan dengan pencampuran puree labu kuning 70 g memberikan nilai kesukaan tertinggi pada warna 4,62 (suka mendekati sangat suka), aroma 4,06 (suka), tekstur 4,2 (suka), dan rasa 4,28 (suka). Kadar serat pangan pada perlakuan terbaik meningkat signifikan hingga 9,1094%, dibandingkan kontrol 3,4001%. Aktivitas antioksidan juga meningkat signifikan mencapai 50,4950% dibandingkan kontrol 15,8416%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penambahan labu kuning berperan dalam meningkatkan kualitas organoleptik dan nilai gizi velva bengkuang. Kesimpulannya, pencampuran puree labu kuning sebanyak 70 g memberikan pengaruh terhadap uji organoleptik, kadar serat pangan, dan aktivitas antioksidan velva bengkuang. Disarankan penelitian lanjutan untuk menguji masa simpan dan daya tahan produk velva bengkuang dengan labu kuning dapat menjadi alternatif cemilan sehat yang bernutrisi. Kata kunci : Aktivitas antioksidan, bengkuang, labu kuning, serat pangan, velva
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Gizi |
| Depositing User: | tripayuni ekaputri |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 04:09 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 04:09 |
| URI: | http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4442 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
