PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KACANG KEDELAI TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK, KADAR PROKSIMAT, DAN ZAT BESI PADA NUGGET IKAN LELE SEBAGAI CEMILAN ANAK STUNTING

Pingki Anesa, Pingki Anesa (2025) PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KACANG KEDELAI TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK, KADAR PROKSIMAT, DAN ZAT BESI PADA NUGGET IKAN LELE SEBAGAI CEMILAN ANAK STUNTING. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
Artikel Pingki Anesa.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (523kB)
[img] Text
SKRIPSI COVER, ABSTRAK, BAB 1 dan 5.pdf

Download (571kB)
[img] Text
SKRIPSI LENGKAP PINGKI ANESA-1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Asupan gizi yang tidak sesuai kebutuhan anak dapat menjadi penyebab utama stunting. Stunting berdampak buruk pada perkembangan otak, kecerdasan, pertumbuhan fisik, serta metabolisme tubuh. Untuk memperbaiki gizi balita di Indonesia, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah memberikan cemilan tinggi protein dan zat besi, misalnya nugget. Nugget mengandung protein hewani dari ikan lele dan protein nabati dari tepung kacang kedelai. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh substitusi tepung kacang kedelai pada nugget ikan lele melalui uji organoleptik, kadar proksimat, dan kandungan zat besi, sehingga dapat menjadi cemilan bergizi bagi anak stunting. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 1 kontrol dan 3 perlakuan dengan 2 pengulangan, dilaksanakan pada Februari Agustus 2025. Uji organoleptik dilakukan oleh 25 panelis sebagai pengamatan subjektif, sedangkan pengamatan objektif meliputi uji kadar proksimat dan zat besi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nugget ikan lele dengan formulasi P2 (tepung terigu 10 g : tepung kacang kedelai 40 g) paling disukai berdasarkan warna, aroma, tekstur, dan rasa. Pada perlakuan P2 juga diperoleh kandungan proksimat, yaitu kadar air 33,4053%, abu 0,5399%, lemak 5,7002%, protein 22,4081%, karbohidrat 37,9465%, dan zat besi 7,8542 mg.Penelitian ini menyimpulkan bahwa nugget ikan lele dengan substitusi tepung kacang kedelai pada formulasi P2 (tepung terigu 10 g : tepung kacang kedelai 40 g) paling disukai panelis. Formulasi P2 juga memiliki kandungan protein tinggi (22,4081%) dan zat besi (7,8542 mg). Oleh karena itu, formulasi P2 direkomendasikan sebagai resep terbaik untuk pembuatan nugget ikan lele. Kata kunci : Nugget, Proksimat, Stunting, Tepung Kacang Kedelai, Zat Besi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Gizi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 05 Jan 2026 04:30
Last Modified: 05 Jan 2026 04:30
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4449

Actions (login required)

View Item View Item