Amanda Oktavia, Amanda Oktavia (2025) Perbedaan Gambaran Histopatologi Organ Lambung Pada Tikus Model Diabetes Fruktosa Dan Tikus Induksi Aloksan. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.
|
Text
Artikel Amanda Oktavia.pdf Restricted to Repository staff only Download (409kB) |
|
|
Text
kti manda bab 1 dan 5.pdf Download (105kB) |
|
|
Text
kti manda full.pdf Restricted to Repository staff only Download (637kB) |
Abstract
lambung dua model hewan yang sering digunakan adalah tikus diabetes dengan diet tinggi fruktosa dan tikus yang diinduksi aloksan. Penelitian eksperimental Laboratorium menggunakan 21ekor tikus putih (Rattus norvegicus) yang dibagi menjadi tiga kelompok: kontro negative, aloksan, dan diet fruktosa. Sampel organ lambung diproses dengan metode histoteknik dan diwarnai hematokslin Eosin, kemudian diamati dibawah mikroskop. Pada kelompok aloksan (n= 6), ditemukan kerusakan ringan sedang berupa hipertrofi muskularis, infiltrasi sel radang, penyusutan vili, dan nekrosis minor.Sementara pada kelompok fruktosa (n=7), kerusakan histopatologi lebih berat, ditandai hipertrofi muskularis, hyperplasia epitel, infiltrasi sel radang luas, penyusutan vili, dan nekrosis fokal. Model diabetes fruktosa menimbulkan kerusakan jaringan usus halus yang lebih berat dibandingkan model aloksan. Hal ini menunjukan bahwa fruktosa tidak memperbaiki, tetapi justru memperparah kerusakan mukosa lambung. Tujuan dari studi laboratorium unuk menganalisis histopatologi jaringan lambung tikus yang diberikan diet fruktosa dan diinduksi aloksan. Kata kunci: Diabetes, fruktosa, Aloksan, lambung, histopatologi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medik |
| Depositing User: | tripayuni ekaputri |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 02:30 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 02:30 |
| URI: | http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4474 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
