Amanda Nabilla Putri, Amanda Nabilla Putri (2025) PERBEDAAN KADAR ASAM URAT PADA PASIEN PUASA DAN TIDAK PUASA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.MUHAMMAD ZEIN PAINAN. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.
|
Text
ARTIKEL AMANDA NABILLA PUTRI.pdf Restricted to Repository staff only Download (422kB) |
|
|
Text
Skripsi Bab 1 dan 5 Amanda Nabilla Putri.pdf Download (700kB) |
|
|
Text
Skripsi Full Amanda Nabilla Putri.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Asam urat merupakan produk akhir metabolisme purin yang kadarnya dalam darah dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk asupan makanan dan status puasa. Perubahan metabolisme selama puasa dapat mempengaruhi produksi dan ekskresi asam urat, sehingga penting untuk memahami potensi perbedaannya pada orang yang berpuasa dan tidak berpuasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kadar asam urat serum pasien yang berpuasa dan tidak berpuasa. Penelitian ini menggunakan desain komparatif dengan pendekatan kuantitatif dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Muhammad Zein Painan pada bulan Februari – Agustus 2025. Populasi dari penelitian ini adalah Penderita Asam urat dengan jumlah sampel sebanyak 32 Sampel yang diperksa kadar asam uratnya sampel melakukan puasa dan tidak melakukan puasa. Pemeriksaan Kadar asam urat menggunakan metode enzimatik kolorimetri. Data hasil Penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan uji non parametrik Mann-Whitney U untuk membandingkan kedua kelompok, karna asumsi normalitas data terpenuhi. Hipotesis penelitian (Ha) menyatakan bahwa terdapat perbedaan signifikan kadar asam urat pada pasien puasa dan tidak puasa. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil statistik P value<0,002 yang mengidentifikasi adanya perbedaan signifikan kadar asam urat serum antara kelompok pasien puasa dan tidak puasa. Rata-rata kadar asam urat pada kelompok puasa 4,7000 sedangkan pada pasien tidak puasa 6,7719. Terdapat perbedaan signifikan kadar asam urat pada pasien yang berpuasa dibandingkan dengan pasien tidak berpuasa. Penelitian ini mendukung hipotesis (Ha) dan menyarankan bahwa status puasa perlu dipertimbangkan dalam interpretasi kadar asam urat. Kata Kunci : Kadar asam urat, Puasa, Tidak Puasa, Mann Whitney, Hiperurisemia
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan |
| Depositing User: | tripayuni ekaputri |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 03:36 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 03:36 |
| URI: | http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4634 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
