PENGARUH MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA FASE AWAL DAN FASE LANJUTAN TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS PARAY

Joys Arsita Dewi Linggi, Joys (2025) PENGARUH MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA FASE AWAL DAN FASE LANJUTAN TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS PARAY. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
Artikel Joys[1].pdf
Restricted to Repository staff only

Download (614kB)
[img] Text
Cover, abstrak, Bab 1 & 5 (1).pdf

Download (345kB)
[img] Text
Skripsi Joys Arsita Dewi Linggi D4 RPL TLM[1] - Copy (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penyakit tuberkulosis sampai saat ini masih menjadi perhatian dan permasalahan penting yang dapat menyebabkan kematian secara global. Pengobatan tuberkulosis terdiri 2 fase yaitu fase awal yaitu selama 2 sampai 3 bulan dan fase lanjutan yaitu 4 sampai 6 bulan. Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) dapat menyebabkan ketidakstabilan kadar glukosa dalam darah terutama pada pasien yang juga mengidap dibetes mellitus karena mempengaruhi metabolisme karbohidrat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh obat antituberculosis di fase awal dan fase lanjutan terhadap kadar glukosa darah pada pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Paray. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain crosssectional yang dilakukan pada bulan Februari sampai Agustus 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien TB yang sedang terapi OAT fase awal dan fase lanjutan dengan jumlah sampel 30 reseponden. Pengecekan kadar glukosa menggunakan metode Point of Care Testing (POCT). Analisis data menggunakan chi-square dan uji koefisien korelasi. Hasil yang didapatkan pada uji chi-square yaitu p=0.001 (a < 0.05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara fase terapi OAT dan kategori glukosa darah sewaktu. Adapun hasil uji koefisien korelasi didapatkan nilai p <0.001 (r= 0.463) yang berarti semakin lama durasi terapi dengan OAT maka kadar glukosa darah cenderung semakin menurun. Kata Kunci: Tuberkulosis, OAT, glukosa

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 08 Jan 2026 08:50
Last Modified: 08 Jan 2026 08:50
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4670

Actions (login required)

View Item View Item