PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN TELUR CACING SOIL TRANSMITTED HELMINTHS DARI SAMPEL KOTORAN KUKU DAN FESES PADA SISWA UPTD SDN 02 MAEK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

Maitirta Anggraini, Maitirta (2025) PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN TELUR CACING SOIL TRANSMITTED HELMINTHS DARI SAMPEL KOTORAN KUKU DAN FESES PADA SISWA UPTD SDN 02 MAEK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
ARTIKEL_Maitirta Anggraini_2110263178.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (246kB)
[img] Text
SKRIPSI_Maitirta Anggraini BAB 1 DAN 5.pdf

Download (417kB)
[img] Text
SKRIPSI_Maitirta Anggraini_2110263178 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Soil Transmited Helminths (STH) ini merupakan Golongan cacing usus yang membutuhkan media tanah sebagai kelangsungan siklus hidupnya. Cacing yang termasuk dalam golongan STH yaitu spesies cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale), dan cacing cambuk (Trichuris trichiura).golongan ini adalah penyebab penyakit kecacingan atau disebut dengan Helminthiasis. beberapa faktor resiko masuknya cacing STH ke dalam tubuh manusia adalah personal hygiene yang kurang baik, tidak terbiasa memelihara kebersihan tangan dan kuku dengan benar, tidak memakai alas kaki sehingga kaki langsung berhubungan dengan tanah yang mengandung vektor cacing, kebiasaan Buang Air Besar di sembarang tempat, kebiasaan tidak mencuci tangan, kebersihan kuku dan kepemilikan jamban yang kurang baik . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya telur cacing pada sampel kotoran kuku dan feses siswa UPTD SDN 02 di Maek, Kabupaten Lima Puluh Kota . penelitian ini menggunakan metode analitik komperatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa dengan mengambil sampel feses dan kotoran kuku. Pemeriksaan feses dilakukan dengan metode natif atau langsung dan pemeriksaan kotoran kuku dilakukan dengan metode sedimentasi. Pada sampel kotoran kuku ditemukan Telur cacing tambang yang positif berjumlah 1 orang dan pada Sampel feses ditemukan telur cacing Ascaris lumbricoides,Trichuris Trichiura dan cacing tambang Berjumlah 10 orang berdasarkan uji chi-square didapatkan nilai p sebesar 0.008 < 0.05 yang artinya ada perbedaan yang bermakna antara pemeriksaan kotoran kuku dan feses sehingga pemeriksaan kotoran kuku tidak mampu disetarakan dengan pemeriksaan feses. Kata Kunci : Diagnosis, Kecacingan, Pemeriksaan Feses , pemeriksaan kuku

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 12 Jan 2026 04:43
Last Modified: 12 Jan 2026 04:43
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4707

Actions (login required)

View Item View Item