Nur Yuniar Salmah, Salmah (2025) PERBANDINGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA PENDERITA MALARIA FALCIPARUM DENGAN NON FALCIPARUM DI BALAI LABORATORIUM KESEHATAN DAERAH PAPUA. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.
|
Text
ARTIKEL NUR YUNIAR SALMAH baru.pdf Restricted to Repository staff only Download (666kB) |
|
|
Text
COVER, ABSTRAK BAK 1 DAN 5.pdf Download (502kB) |
|
|
Text
FULL SKRIPSI.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang menyebar melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. World Health Organization (WHO) pada tahun 2020 terdapat 241 juta kasus malaria dan 627.000 kematian yang di akibatkan oleh malaria di seluruh dunia. Jumlah kasus Annual Parasite Incidence (API) di Indonesia pada tahun 2020 adalah 0,87%, dengan 235.780 kasus dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Angka kejadian malaria yang tinggi di Papua menjadi tantangan besar dalam pengendalian dan penanggulangan penyakit tersebut. Spesies P. falciparum dan P. vivax adalah yang paling umum di Indonesia. Plasmodium falciparum cenderung menyebabkan malaria yang lebih berat dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius seperti malaria serebral dan anemia berat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kadar Hb penderita malaria falciparum dengan penderita malaria non falciparum di Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Papua. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling dengan total subjek sebanyak 55 pasien malaria. Data diambil dari rekam medis pasien malaria dan kadar Hb periode Januari 2023 hingga Desember 2024. Data dianalisis menggunakan uji statistik independent sample t-test untuk membandingkan rerata kadar Hb. Hasil penelitian yaitu jenis malaria yang terdapat di wilayah kerja Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Papua adalah P. falciparum, P. vivax, P. malariae dan P. ovale. Secara umum rerata kadar Hb pada penderita P. falciparum 13,7 gr/dL dan rerata kadar Hb non P. falciparum adalah 14,8 gr/dL. Pada penelitian ini ditemukan kadar Hb normal, dan mayoritas berada pada stadium trophozoit. Didapat nilai Sig. (2-tailed) 0,259 > 0,05 disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan (nyata) antara rerata kadar Hb malaria falciparum dengan malaria non-falciparum. Kata Kunci: hemoglobin, malaria falciparum, malaria non-falciparum
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan |
| Depositing User: | tripayuni ekaputri |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 03:15 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 03:15 |
| URI: | http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4724 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
