MEMBANDINGKANKADARASAMURATPADALANSIA DENGANBERATBADANNORMALDANOBESITAS

REFTA ISTI ANJELIA, REFTA (2025) MEMBANDINGKANKADARASAMURATPADALANSIA DENGANBERATBADANNORMALDANOBESITAS. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
Artikel Refta Isti A oke.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[img] Text
Cover, abstrak, bab 1-5.pdf

Download (16MB)
[img] Text
SKRIPSI REFTA ISTI ANJELIA GOOD full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (42MB)

Abstract

Asam urat merupakan produk akhir metabolisme purin yang umumnya dikeluarkan melalui urin. Peningkatan kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia) dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan ginjal, jantung koroner, diabetes melitus dan radang sendi. Penyebab meningkatnya kadar asam urat di pengaruhi oleh berbagai macam faktor seperti makanan tinggi purin, genetik, alkohol, kondisi medis, obat-obatan, jenis kelamin, usia, dan obesitas. Tujuan dari penelitian ini untuk Membandingkan Kadar Asam Urat Pada Lansia dengan Berat Badan Normal dan Obesitas. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan analitik korelasi, dilakukan pada bulan Februari sampai Juni 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang lansia yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok dengan berat badan normal sebanyak 30 orang dan kelompok dengan obesitas sebanyak 30 orang. Pemeriksaan kadar asam urat menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) dilakukan secara otomatis dengan alat EasyTouch GCU. Kelompok lansia dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) normal memiliki median kadar asam urat sebesar 5,400 mg/dl, dan kelompok lansia dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) obesitas memiliki median kadar asam urat sebesar 8,150 mg/dl. Hasil analisis statistik menggunakan uji Mann Whitney menunjukkan nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara kadar asam urat pada lansia dengan berat badan normal dan obesitas. Hasil ini memperkuat hipotesis bahwa obesitas berkorelasi dengan peningkatan kadar asam urat pada lansia. Hal ini sejalan dengan beberapa penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa indeks massa tubuh yang tinggi berkaitan dengan gangguan metabolisme purin dan penurunan fungsi ekskresi ginjal terhadap asam urat

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 13 Jan 2026 06:43
Last Modified: 13 Jan 2026 06:43
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4735

Actions (login required)

View Item View Item