GAMBARAN HASIL MIKROSKOPIS SPUTUM PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU YANG DIDIAGNOSIS DENGAN METODE TES CEPAT MOLEKULER SETELAH 2 BULAN PENGOBATAN DI RSUD BOMBANA TAHUN 2024

Sri Murnia S, Sri Murnia S (2025) GAMBARAN HASIL MIKROSKOPIS SPUTUM PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU YANG DIDIAGNOSIS DENGAN METODE TES CEPAT MOLEKULER SETELAH 2 BULAN PENGOBATAN DI RSUD BOMBANA TAHUN 2024. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
ARTIKEL SRI MURNIA (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (366kB)
[img] Text
Skripsi Sri Murnia S_ 2025 dr dia 3 November 2025.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
Skripsi Sri Murnia S_ cover abstra bab 1 & 5.pdf

Download (384kB)

Abstract

Latar belakang dan tujuan: Tuberculosis merupakan permasalah kesehatan yang belum teratasi hingga saat ini, penemuan suspek tuberkulosis di RSUD Bombana tahun 2024 sebesar 44.07%masih jauh dari target100,0%.SalahsatuprioritasdalampengendalianTBparuadalahmampumend eteksi kasus TBC secara dini. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran hasil mikroskopis sputumpadapasientuberkulosisparu yang didiagnosis dengan metode tes cepat molekuler setelah 2 bulan pengobatan di RSUD Bombana Tahun 2024.Metode: penelitian ini adalah deskriptif analitik. Sampel adalah seluruh pasien suspek tuberculosis paru yang telah melakukan pemeriksaan laboratorium dan menjalani pengobatan 2 bulan tahun 2024 sebanyak 103 orang yang diambil menggunakan total sampling. Data dianalisis secara deskriptif.Hasil: konversi sputum pada pasien tuberkulosis paru yang di diagnosis dengan metodetes cepat molekuler sebagian besar rifampisin sensitifsebanyak 101 orang (98,1%). Kesimpulan penelitian seluruh pasien melakukan pemeriksaan tes cepat molekuler sebanyak 103 orang dan 101 (98,1%) diantaranya rifampisin sensitif. Saran bagi RSUD. Bombana agar melakukan pelatihan dan penyegaran tenaga kesehatan terkait interpretasi hasil pemeriksaan TCM dan mikroskopis dan melakukan monitoring dan evaluasi rutin terhadap angka konversi sputum pasien TB. Bagi peneliti selanjutnya agar menambahkan variabel lain yang dapat mempengaruhi konversi sputum, seperti kepatuhan minum obat, status gizi, adanya penyakit penyerta (komorbid), serta faktor sosial-ekonomi pasien. Kata Kunci; Konversi, Sputum, Tuberkulosis, Tes Cepat Molekuler

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 13 Jan 2026 08:06
Last Modified: 13 Jan 2026 08:06
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4747

Actions (login required)

View Item View Item