Hubungan response time dengan tingkat keparahan pasien stroke iskemik di instalasi gawat darurat rumah Sakit Otak DR.Drs.M.Hatta Bukittinggi Tahun 2024

CAHAYU UTARI, CAHAYU UTARI (2024) Hubungan response time dengan tingkat keparahan pasien stroke iskemik di instalasi gawat darurat rumah Sakit Otak DR.Drs.M.Hatta Bukittinggi Tahun 2024. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA.

[img] Text
MANUSKRIP CAHAYU UTARI 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (367kB)
[img] Text
SKRIPSI 2024 ACC_CAHAYUUTARI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
PROPOSAL CAHAYU UTARI 2024.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (987kB)

Abstract

6. CAHAYU UTARI: 2020242004 ABSTRAK Stroke iskemik terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terhambat atau terputus akibat penyumbatan oleh gumpalan darah. Berdasarkan data rekam medis tahun 2023 penderita stroke di Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi mencapai 1.437 orang dan diantaranya sebanyak 1.393 orang dengan stroke iskemik. Salah satu faktor kunci dalam pengelolaan stroke iskemik adalah waktu respon, yaitu waktu yang dibutuhkan untuk memberikan intervensi medis setelah munculnya gejala awal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Response Time Dengan Tingkat Keparahan Pasien Stroke Iskemik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 45 responden. Lebih sebagian responden (60.0%) berusia 55-70 tahun, sebagian besar laki-laki sejumlah 26 responden (57.8%), tingkat pendidikan SD sejumlah 19 responden (42.2%), tidak bekerja sejumlah 17 responden (37.8%), jarak tempuh dekat sejumlah 26 responden (57.8%), dan sebagian besar memiliki penyakit penyerta sejumlah 27 responden (60.0%). Hasil menunjukkan lebih sebagian responden memiliki response time dalam membawa pasien stroke ke pelayanan kesehatan dengan kategori lambat sejumlah 27 responden (60.0%) dan sebagian besar responden memiliki tingkat keparahan sedang sejumlah 17 responden (37.8%). Analisis data didapatkan nilai p value 0.000 α (0.05) berarti ada hubungan response time dengan tingkat keparahan pasien stroke iskemik, dengan nilai coefficient corelation sebesar 0.737 artinya mempunyai hubungan yang kuat dengan arah hubungan positif. Semakin lambat response time keluarga membawa pasien stroke ke pelayanan kesehatan, maka tingkat keparahan stroke semakin berat. Keluarga perlu menyadari pentingnya waktu dalam penanganan stroke, mempelajari tanda-tanda stroke dan segera mencari bantuan medis sehingga dapat mengurangi kerusakan otak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
Depositing User: lena lena
Date Deposited: 05 May 2026 03:16
Last Modified: 05 May 2026 03:16
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4792

Actions (login required)

View Item View Item