Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada orang dengan gangguan jiwa (odgj) di wilayah kerja Puskesmas Bukittinggi Tahun 2024

LINNA PARENSAH, LINNA PARENSAH (2024) Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada orang dengan gangguan jiwa (odgj) di wilayah kerja Puskesmas Bukittinggi Tahun 2024. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA.

[img] Text
Manuskrip(Linna Parensah).docx
Restricted to Repository staff only

Download (94kB)
[img] Text
Proposal Linna Parensah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
SKRIPSI Linna Parensah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

13. LINNA PARENSAH: 2020242011 ABSTRAK Kepatuhan minum obat merupakan suatu perilaku dalam menyelesaikan atau menelan obat sesuai dengan jadwal dan dosis obat yang telah dianjurkan. Dukungan utama yang diperlukan ODGJ dalam kepatuhan minum obat adalah dukungan keluarga,bentuk dukungan yang baik dari keluarga yaitu berupa kenyamanan, perhatian dan penghargaan. Jadi dukungan keluarga dikatakan baik ketika adanya sikap, tindakan dan penerimaan yang baik pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sehingga ia merasa adanya perhatian dari keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Di Wilayah Kerja Puskesmas Bukittinggi Tahun 2024. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional dengan pendekatan non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Dan jumlah populasi sebanyak 267 dengan responden 73 orang. Instrumen yang digunakan merupakan kuisioner dukungan keluarga sudah dinyatakan valid dengan mengadopsi penelitian Oriza Sativa (2022) dengan nilai Cronbach Alpha 0,841. Sedangkan, kuisioner kepatuhan minum obat dinyatakan valid diadopsi dari penelitian Oki Hendri Prajanto (2020) dengan nilai Cronbach Alpha 0,912. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 47 responden yang memiliki dukungan keluarga baik ada 40 orang (85,1 %) responden yang kepatuhan minum obat patuh, ada 7 orang (14,9 %) yang memiliki kepatuhan minum obat tidak patuh, sedangkan dari 26 responden yang memiliki dukungan keluarga kurang baik ada sebanyak 10 orang (38,5 %) responden yang kepatuhan minum obat patuh, ada 16 orang (61,5 %) responden yang kepatuhan minum obat tidak patuh. Adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat dengan P value 0,000 < 0,05. Diharapkan penelitian ini akan mendorong keluarga dan tenaga kesehatan untuk memantau pasien dalam meminum obat tepat waktu dan sesuai anjuran. Kata kunci : Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat, Orang Dengan Gangguan Jiwa

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
Depositing User: lena lena
Date Deposited: 05 May 2026 04:54
Last Modified: 05 May 2026 04:54
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4799

Actions (login required)

View Item View Item