PUTRI RAHMANI UTAMA, PUTRI RAHMANI UTAMA (2025) HUBUNGAN SELF-AWARNESS DALAM MENGONTROL FAKTOR RESIKO STROKE DENGAN KEJADIAN STROKE BERULANG DI POLIKLINIK NEUROLOGI RS OTAK BUKITTINGGI TAHUN 2025. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA.
|
Text
29.PUTRI RAHMANI manuskrib UTAMA.pdf Restricted to Repository staff only Download (313kB) |
|
|
Text
29.PUTRI RAHMANI UTAMA proposal.pdf Restricted to Repository staff only Download (734kB) |
|
|
Text
29.PUTRI RAHMANI UTAMA skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
29. PUTRI RAHMANI UTAMA: 2120242071 ABSTRAK Latar belakang: Stroke pada pasien bisa terjadi karena kurangnya self-awarness (kesadaran diri) dan lalainya seseorang dalam mengontrol faktor resiko stroke. Stroke sendiri bisa terjadi pertama kali dan stroke berulang, umumnya stroke terjadi karna kelalaian atau kurang self-awarness (kesadaran diri) nya pasien dalam mengontrol faktor resiko stroke sehingga menjadi penyebab utama pasien bisa mengalami stroke. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan self-awarness (kesadaran diri) dalam mengontrol faktor resiko stroke dengan kejadian stroke berulang di Poliklinik Neorologi RS Otak Bukittinggi tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain penelitian cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel di lakukan dengan Teknik Non Probaliti Sampling dengan pendekatan Accidental Sampling, dengan populasi penelitian terdiri 100 orang pasien stroke di Poliklinik Neurologi RS Otak Bukittinggi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner self-awarness (kesadaran diri), serta analisa data dilakukan menggunakan statistic uji chi square. Hasil: Pada penelitian ini menunjukkan bahwa self-awarness (kesadaran diri) pasien stroke di Poliklinik Neurologi RS Otak Bukittinggi memiliki self-awarness (kesadaran diri) yang mendominasi rendah dengan jumlah (76,0%). Dengan p-value data uji statistic sebesar 0,002. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa self-awarness (kesadaran diri) pasien stroke di Poliklinik Neurologi RS Otak Bukittinggi memiliki self-awarness (kesadaran diri) rendah yang mendominasi dengan hasil (76,0%). Saran: Penelitian ini bisa menjadi strategi bagi pelaynan kesehatan untuk meningkatkan self awarness seseorang dengan pemberian edukasi kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | lena lena |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 07:22 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 07:22 |
| URI: | http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4843 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
