PENGARUH PENAMBAHAN LABU KUNING (Cucurbita moschata) PADA NUGGET IKAN PATIN (Pangasius sp.) TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK, KADAR SERAT, KADAR PROTEIN, KADAR LEMAK, DAN KADAR KARBOHIDRAT SEBAGAI CAMILAN SEHAT REMAJA

Wina Afri, Lia (2026) PENGARUH PENAMBAHAN LABU KUNING (Cucurbita moschata) PADA NUGGET IKAN PATIN (Pangasius sp.) TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK, KADAR SERAT, KADAR PROTEIN, KADAR LEMAK, DAN KADAR KARBOHIDRAT SEBAGAI CAMILAN SEHAT REMAJA. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
ARTIKEL ILMIAH WINA AFRIL LIA_2120272106.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (177kB)
[img] Text
SKRIPSI (COVER, ABSTRAK, BAB I DAN BAB V) WINA AFRIL LIA_2120272106.pdf

Download (317kB)
[img] Text
SKRIPSI (Lengkap) WINA AFRIL LIA_2120272106.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan buah-buahan yang mempunyai peranan penting dalam tatanan menu makanan sehari-hari sebagai sumber zat gizi yang berfungsi mengatur metabolisme dalam tubuh. Labu kuning (Cucurbita moschata) salah satu pangan lokal yang bermanfaat bagi tubuh dengan kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Labu kuning (Cucurbita moschata) juga dapat digunakan sebagai substitusi pengembangan pangan (Aditiya & Ismawati, 2023). Jenis penelitian ini adalah eksperimen yang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 1 kontrol, dengan 2 kali pengulangan. Perlakuan yang dilakukan yaitu P0 (0 penambahan labu kuning ), P1(penambahan 25 g), P2 (penambahan 50 gr labu kuning), P3 (penambahan 50 gr labu kuning). Terhadap mutu organolepik dan kadar prosimat. Uji organoleptik melibatkan 25 orang panelis agak terlatih. Sedangkan Analisis proksimat dilakukan di Universitas Eka Sakti Padang (UNES). Hasil uji organoleptik didapatkan perlakuan yang paling banyak disukai panelis pada perlakuan P2 dengan penambahan 50 gr labu kuning warna 5,8 (suka), aroma 5,9 (suka), tekstur 5,72 (suka), rasa 5,78 (suka). Hasil analisis proksimat untuk perlakuan kontrol protein (8,4779%), serat ( 6,0076%), dan analisis proksimat untuk puding P2 protein (8,4779%), serat (11,4122%), Kesimpulan didapatkan bahwa perlakuan yang paling banyak disukai panelis adalah P2. Saran Peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan analisis kandungan zat gizi secara lebih lengkap. Kata kunci: labu kuning, ikan patin, nugget

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Gizi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 22 Jul 2026 04:36
Last Modified: 22 Jul 2026 04:36
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4892

Actions (login required)

View Item View Item