HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA DENGAN KADAR HbA1c PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA GORONTALO

NON REG, Ismail Mukusibu (2026) HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA DENGAN KADAR HbA1c PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA GORONTALO. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
ARTIKEL ISMAIL MUKUSIBU (2410263689).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (491kB)
[img] Text
COVER, ABSTRAK, BAB 1 & 5 ISMAIL MUKUSIBU_2410263689^.pdf

Download (573kB)
[img] Text
SKRIPSI ISMAIL MUKUSIBU_2410263689 fix_^.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi apabila pengendalian glikemik tidak optimal. Parameter laboratorium yang sering digunakan untuk menilai kontrol glikemik adalah Glukosa Darah Puasa (GDP) dan Hemoglobin terglikasi (HbA1c). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar glukosa darah puasa dengan kadar HbA1c pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien diabetes melitus tipe 2 dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dengan teknik total sampling. Pemeriksaan glukosa darah puasa menggunakan spesimen darah vena dengan metode enzimatik kolorimetri, sedangkan pemeriksaan HbA1c menggunakan metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki kadar glukosa darah puasa tidak normal (68,0%) dan kadar HbA1c tidak normal (80,0%). Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang menandakan adanya hubungan yang bermakna antara kadar glukosa darah puasa dengan kadar HbA1c. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara kadar glukosa darah puasa dengan kadar HbA1c pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Pemeriksaan kedua parameter tersebut penting untuk evaluasi dan pemantauan pengendalian glikemik secara optimal. Kata kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Glukosa Darah Puasa, HbA1c

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 24 Jul 2026 07:40
Last Modified: 24 Jul 2026 07:40
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4920

Actions (login required)

View Item View Item