EFEKTIVITAS DETEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTHS PADA FESES ANAK-ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI 5 KECAMATAN TELUK WARU MENGGUNAKAN PEWARNA EOSIN 2% DAN LUGOL 2%

NON REG, Ria Iryana Karepesina (2026) EFEKTIVITAS DETEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTHS PADA FESES ANAK-ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI 5 KECAMATAN TELUK WARU MENGGUNAKAN PEWARNA EOSIN 2% DAN LUGOL 2%. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
ARTIKEL RIA IRYANA KAREPESINA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (685kB)
[img] Text
Cover, Abstrak, BAB 1, & BAB 5 RIA IRYANA KAREPESINA.pdf

Download (493kB)
[img] Text
SKRIPSI RIA IRYANA KAREPESINA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat terutama pada anak usia sekolah dasar di daerah dengan sanitasi yang kurang baik. Pemeriksaan mikroskopis feses merupakan metode yang umum digunakan untuk mendeteksi telur cacing, salah satunya dengan bantuan pewarnaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pewarnaan eosin 2% dan lugol 2% dalam mendeteksi STH pada siswa siswi SD Negeri 5 Kecamatan Teluk Waru. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel feses diperiksa menggunakan metode sediaan langsung dengan dua jenis pewarna, yaitu eosin 2% dan lugol 2%. Penilaian dilakukan berdasarkan skor kejelasan morfologi telur cacing menggunakan skala 1–4. Distribusi skor kejelasan morfologi menggunakan pewarna eosin 2% menunjukkan kategori jelas (43%) sebagai persentase tertinggi, sedangkan pewarna lugol 2% kategori agak jelas (37%) merupakan persentase tertinggi. Data dianalisis menggunakan uji McNemar Test untuk mengetahui perbedaan efektivitas kedua pewarnaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode pewarnaan mampu mendeteksi telur STH dengan tingkat kejelasan morfologi yang relatif sama. Analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar p = 0,219 (p>0,05) yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pewarnaan eosin 2% dan lugol 2% dalam mendeteksi STH. Kesimpulan penelitian ini adalah pewarnaan eosin 2% dan lugol 2% memiliki efektivitas yang relatif sama dalam mendeteksi telur STH pada pemeriksaan mikroskopis feses. Kata kunci: Soil Transmitted Helminths, eosin 2%, lugol 2%, pemeriksaan feses, efektivitas pewarnaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 27 Jul 2026 03:25
Last Modified: 27 Jul 2026 03:25
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4936

Actions (login required)

View Item View Item