KORELASI SEMI-KUANTITATIF TES CEPAT MOLEKULER Mycobacterium tuberculosis DENGAN GAMBARAN RONTGEN THORAKS PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RSUD KOTA KOTAMOBAGU

NON REG, RICO ARMANDO KADENGKANG (2026) KORELASI SEMI-KUANTITATIF TES CEPAT MOLEKULER Mycobacterium tuberculosis DENGAN GAMBARAN RONTGEN THORAKS PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RSUD KOTA KOTAMOBAGU. Skripsi thesis, Universitas Perintis Indonesia.

[img] Text
ARTIKEL RICOdocx.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (370kB)
[img] Text
cover, abstrak bab 1 dan 5 RICO ARMANDO KADENGKANG .pdf

Download (401kB)
[img] Text
Revisi 04 SKRIPSI RICO ARMANDO KADENGKANG REV OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Tuberkulosis paru masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia sehingga diperlukan metode diagnostik dan penilaian keparahan penyakit yang akurat. Tes Cepat Molekuler Mycobacterium tuberculosis (TCM MTB) merupakan pemeriksaan berbasis molekuler yang mampu mendeteksi Mycobacterium tuberculosis serta memberikan hasil semi-kuantitatif yang mencerminkan beban bakteri, sedangkan rontgen thoraks digunakan untuk menilai luas lesi paru. Penelitian ini bertujuan mengetahui korelasi antara hasil semi-kuantitatif TCM MTB dengan gambaran rontgen thoraks pada pasien tuberkulosis paru di RSUD Kota Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional terhadap 89 pasien TB paru. Data TCM MTB dan rontgen thoraks diperoleh dari rekam medis dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki hasil TCM MTB kategori medium dan high serta gambaran rontgen thoraks berupa lesi sedang hingga lesi luas. Analisis bivariat menunjukkan adanya korelasi positif dan bermakna antara hasil semi-kuantitatif TCM MTB dengan gambaran rontgen thoraks (r = 0,468; p = 0,000), dengan keeratan korelasi sedang, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi beban bakteri berdasarkan hasil TCM MTB maka semakin luas gambaran lesi paru. Kombinasi pemeriksaan TCM MTB dan rontgen thoraks dapat digunakan secara komplementer dalam menilai tingkat keparahan tuberkulosis paru dan mendukung pengambilan keputusan klinis. Kata Kunci : Tuberkulosis paru, TCM MTB, semi-kuantitatif, rontgen thoraks, korelasi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D4 Analis Kesehatan
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 27 Jul 2026 03:50
Last Modified: 27 Jul 2026 03:50
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/4938

Actions (login required)

View Item View Item