ANALISIS KUALITATIF WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP PADA PASIEN BPJS DI INSTALASI FARMASI RSUD PADANG PANJANG

Nadia Choirunnisa,, Nadia Choirunnisa, (2023) ANALISIS KUALITATIF WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP PADA PASIEN BPJS DI INSTALASI FARMASI RSUD PADANG PANJANG. Skripsi thesis, Universitas perintis indonesia.

[img] Text
Draft proposal_Nadia Choirunnisa.pdf

Download (385kB)
[img] Text
draft skripsi Nadia Choirunnisa (1) fix.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Instalasi Farmasi adalah unit pelakasana fungsional yang menyelenggarakan seluruh kegiatan pelayanan kefarmasiaan di rumah sakit. Salah satu standar minimal pelayanan farmasi di rumah sakit adalah waktu tunggu.Waktu tunggu pelayanan obat jadi adalah tenggang waktu mulai pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat jadi dengan standar minimal yang ditetapkan kementerian kesehatan adalah ≤ 30 menit, sedangkan waktu tunggu pelayanan obat racikan adalah tenggang waktu mulai pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat racikan yaitu ≤ 60 menit. Tujuan untuk mengetahui waktu tunggu pelayanan resep racikan dan non racikan di RSUD Padang Panjang. Metode penelitian ini adalah kualitatif Accidental Sampling, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui pengamatan langsung/observasi di RSUD Padang Panjang, jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 364 resep, 21% resep racikan dan 79% resep non racikan rawat jalan yang diambil selama kurang lebih 1 bulan, yaitu pada tanggal 05 Oktober sampai 02 November 2022. Hasil menunjukkan untuk resep racikan 38 menit 26 detik, resep yang sesuai 83% dan tidak sesuai 17% sedangkan resep non racikan yaitu 23 menit 02 detik, resep yang sesuai 79% dan tidak sesuai 21%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu waktu tunggu pelayanan resep racikan dan resep non racikan sudah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh kementrian kesehatan dan hasil wawancara didapatkan kesimpulan bahwa faktor yang mempengaruhi tidak sesuainya waktu tunggu pelayanan resep yaitu pasien yang ramai, komputer dan jaringan yang bermasalah sehingga resep menumpuk. Kata Kunci : Rumah Sakit, Instalasi Farmasi, Standar Minimal Pelayanan , Waktu Tunggu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: tripayuni ekaputri
Date Deposited: 04 Aug 2026 04:09
Last Modified: 04 Aug 2026 04:09
URI: http://repo.upertis.ac.id/id/eprint/5002

Actions (login required)

View Item View Item